JAKARTA, KBKNEWS.id – Abdul Manan masih mengingat malam mencekam saat banjir bandang menerjang Dusun Sukamulia, Desa Rantau Bintang, Aceh Tamiang, pada November 2025.
Dalam kondisi sakit bersama sang ayah, ia hanya sempat menyelamatkan diri ke perbukitan setelah rumahnya terendam hingga setinggi plafon.
Pascabencana, warga semakin kesulitan memperoleh air bersih karena saluran air rusak dan sumur tertimbun lumpur, sehingga terpaksa memanfaatkan air parit berlumpur untuk kebutuhan sehari-hari, bahkan air minum.
Untuk membantu pemulihan warga, Dompet Dhuafa melalui Program Air untuk Kehidupan bersama UPZDK Permata Bank Syariah membangun sumur bor sedalam 18 meter dan fasilitas MCK pada Maret 2026.
Kini, sumur tersebut menjadi sumber air bersih yang dimanfaatkan warga Dusun Sukamulia dan desa sekitar.
Abdul Manan mengaku kehadiran sumur bor sangat membantu karena warga tak lagi mengonsumsi air keruh atau berjalan jauh mencari air saat musim kemarau, sekaligus menjadi simbol harapan baru bagi penyintas banjir.





