Dompet Dhuafa dan BAZNAS RI Bahas Penguatan Gerakan Zakat

Silaturahmi BAZNAS ke kantor Dompet Dhuafa/ foto: dompet dhuafa

JAKARTA – Jajaran Deputi I BAZNAS Republik Indonesia (RI) silaturahmi ke kantor DOmpet Dhuafa di Gedung Philanthropy, Jakarta Selatan, pada Senin (22/01/2024).

Kedua pihak saling memberikan overview kinerja dan fundraising tahun 2023, dan melakukan diskusi dan berbagi seputar perkembangan serta penguatan zakat.

“Silaturahmi hari ini merupakan pendalaman melihat sesuatu. Agar segala sesuatunya yang kita lakukan menjadi lebih bermanfaat lagi,” kata Ahmad Juwaini selaku Ketua Pengurus Dompet Dhuafa.

Menyambut baik hal itu, Deputi l BAZNAS RI, M. Arifin Purwakananta, menyampaikan  bahwa Dompet Dhuafa merupakan pelopor gerakan zakat profesional di Indonesia.

“Dompet Dhuafa ini menjadi kunci, lokomotif gerakan zakat profesional. Kami pun ikut belajar tentang zakat. Intinya memang sinergi dari kita untuk bisa mengkolaborasikan kekuatan yang ada, harus kita pererat, antara lain (1) kelembagaan dan (2) perorangan. Sebab masih banyak LAZ (Lembaga Amil Zakat) terutama di daerah, yang belum bergerak dari aspek kepemimpinan dan manajemen. Gerakan zakat harus jadi besar,” ucap Arifin.

Pada kesempatan tersebut, Bambang Suherman selaku Wakil l Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, memaparkan kinerja Dompet Dhuafa pada tahun 2023.

Bertajuk “KolaborAksi Menuju Pemberdayaan Berkelanjutan”, Bambang menunjukkan salah satu program Dompet Dhuafa, yakni Desa Tani yang ada di daerah Lembang, Jawa Barat. Pasalnya, Desa Tani memiliki kemampuan organisasi dan berjejaring. Bukan lagi sekedar miskin menjadi tidak miskin.

Sementara Etika Setiawanti selaku Sekretaris Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, turut membedah dashboard fundraising Dompet Dhuafa selama 2023. Ia menampilkan data pertumbuhan jumlah donasi 4.68%, jumlah transaksi 8.2%, jumlah donatur 80.4%, pun donatur baru yang meningkat 118.1%.

“Pertumbuhan ini sangat menarik, namun tantangan dan motivasi bagi Dompet Dhuafa pada jumlah donatur yang meningkat ini volumenya kita perbesar, perlu kreativitas yang dinamis. Ini baru 8% jumlah donasinya dari jumlah Gen Z, Gen Y, dan sebagainya,” papar Etika.

Menanggapi hal itu, Fahrudin selaku Kepala Divisi Pengumpulan Digital BAZNAS, mengagumi pertumbuhan angka yang luar biasa atas transaksi dan donatur baru tersebut.

“Ini luar biasa. Saya penasaran akan kreativitas Dompet Dhuafa. Yang menarik juga, bagaimana belanja ide Dompet Dhuafa? Kami ingin belajar, sebab saya juga perhatikan Dompet Dhuafa ini konsisten.”

Silaturahmi ditutup dengan pemberian buku dari BAZNAS kepada Dompet Dhuafa dan penyerahan plakat dari Dompet Dhuafa kepada BAZNAS, serta sesi foto bersama.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here