Israel Tak Ingin Kembalikan Mayat Warga Palestina

Ilustrasi Tentara Israel Berjaga-jaga di tanah perbatasan/Foto Memo

TEL AVIV-Menteri Urusan militer Israel yang baru diangkat menyerukan kepada tentara, agar mayat warga Palestina yang tewas di tangan pasukan militer Israel selama dugaan serangan penusukan dan penabrakan mobil tidak dikembalikan untuk dimakamkan.

Seperti dilaporkan PIC, harian Israel Haaretz melaporkan Kamis(9/6/2016), Avigdor Lieberman mengeluarkan perintah itu setelah pertemuan kabinet keamanan selama tiga jam untuk membahas langkahselanjutnya terkait serangan penembakan di Sarona Market Tel Aviv hari sebelumnya, yang menewaskan empat warga Israel dan melukai enam lainnya.

Sementara itu, Menteri Keamanan Publik Israel Gilad Erdan juga menyarankan menghentikan untuk mengembalikan tubuh warga Palestina yang dibunuh dan membuat kembali pemakaman di mana Israel menggunakannya untuk mengubur penyerang Palestina selama Intifada kedua, yang dimulai pada bulan September 2000 silam dan dipakai sampai Februari 2005 serta diklaim berisi sekitar 3.000 mayat Palestina.

Seorang pejabat senior Israel yang berbicara dengan syarat anonim, juga mengatakan bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah memerintahkan Dewan Keamanan Nasional untuk melakukan pekerjaan persiapan pembuatan kuburan dan melihat dampak potensial dari langkah tersebut.

Advertisement