Satu Juta Warga Indonesia Terjangkit Penyakit Tropis

JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan satu juta warga Indonesia terjangkit  penyakit tropis terabaikan (Neglected Tropical Diseases/NTDs).

Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI Maria Endang Sumiwi dalam  peringatan Hari NTDs Sedunia 2024 di Jakarta, Rabu, mengatakan penyakit tropis terabaikan merupakan penyakit tua berhubungan dengan kesejahteraan sosial dan ekonomi, terutama terjadi di daerah tropis dan subtropis, serta masih menjangkiti lebih dari satu juta penduduk kita.

Ia mengatakan di Indonesia terdapat delapan dari 21 penyakit tropis terabaikan antara lain kusta, frambusia, filariasis kecacingan, dan schistosomiasis.

Kusta memiliki target eliminasi kurang dari satu per 10.000 penduduk, tapi hingga 2023 masih dilaporkan 14.376 kasus baru dengan 11 provinsi dan 124 kabupaten/kota masih memiliki prevalensi di atas satu per 10.000 penduduk.

“Permasalahan kusta tidak hanya sebatas tingginya prevalensi, namun juga masih tingginya proporsi pasien baru dengan disabilitas tingkat 2 sebesar 5,75 persen,” katanya.

Maria mengatakan berbagai upaya percepatan eliminasi kusta dilakukan dengan peran dari seluruh unsur, baik pemerintah ataupun mitra tingkat pusat ataupun daerah, serta lingkup organisasi formal ataupun nonformal.

Selain kusta, lanjut dia, frambusia merupakan penyakit NTD yang meskipun sudah jarang ditemukan, namun berdasarkan laporan Dinas Kesehatan provinsi masih ditemukan 69 kasus baru di tahun 2024.

Kasus terbanyak dilaporkan dari Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, Papua Barat Daya, dan Papua Tengah.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here