JAKARTA, KBKNews.id – Menyambut momentum Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa secara resmi meluncurkan program BesTeam (Bestian Sama Yatim), Kamis (18/6/2026) di Jakarta. Salah satu program bantuan yakni beasiswa pendidikan.
Salah satu penerima beasiswa, Rahmat Gustav Kurniawan Lubis dari Medan. Dia kini berkukiah di salah satu universitas negeri di Sumatra Utara. Dalam sesi bincang-bincang, Rahmad membagikan kisah harunya saat sempat merasa kebingungan memikirkan biaya sekolahnya demi meringankan beban ibu asuhnya.
“Ibu asuh saya ini punya anak tiga orang, yang mana dia harus menghidupi dan membiayai anak-anaknya. Jadi saya agak sedih gitu, Bang, seandainya minta uang SPP ke ibu asuh saya. Jadi saya pun mencari tahu, Bang, lewat teman-teman ataupun media sosial lainnya mengenai beasiswa untuk anak SMA,” ujar Rahmad mengenang masa-masa sulitnya.
Rahmad sempat berpikir bahwa mencari beasiswa tingkat SMA di wilayah Medan akan sangat sulit. Namun, titik terang mulai muncul berkat informasi dari senior di sekolahnya.
“Mengingat di Medan adalah wilayah yang saya kira susah ya untuk mendapatkan beasiswa untuk anak SMA. Tapi alhamdulillahnya, di sekolah saya ada beberapa kakak kelas saya yang menjadi salah satu penerima manfaat dari Youth Ekselensia Scholarship (YES) ini. Nah, dari beliaulah saya menggali, mencari tips dan triknya bagaimana agar bisa menjadi bagian dari dalam… menjadi penerima manfaat dari Youth Ekselensia Scholarship,” lanjutnya.
Perjalanan Rahmad semakin dimudahkan ketika mentor dari Dompet Dhuafa turun langsung ke sekolahnya untuk melakukan sosialisasi. “Sedikit banyaknya sudah saya dapatkan, alhamdulillah kemudian datanglah mentor saya, mentor wilayah Medan yaitu Kak Intan. Dia datang ke sekolah saya dalam rangkaian sosialisasi mengenalkan program Youth Ekselensia Scholarship, ” ujar Rahmad.
Melalui peluncuran BesTeam, Dompet Dhuafa mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut terlibat aktif menjadi “Bestie” bagi anak-anak yatim agar mereka tidak merasa berjuang sendirian dalam meraih cita-citanya.
“Kami dari Dompet Dhuafa bersyukur bisa menyelenggarakan acara ini dengan kolaborasi banyak pihak,” kata Wakil Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Herdiansah.

Hingga saat ini, program kepedulian anak yatim Dompet Dhuafa telah mendampingi lebih dari 23.842 anak dan menyalurkan beasiswa kepada lebih dari 1.239 jiwa. Melalui BesTeam, Dompet Dhuafa mengusung empat nilai utama: best mind (pendidikan & kecerdasan), best future (peluang masa depan), best heart (mental & kasih sayang), dan best impact (dampak sosial yang optimal).
Program BesTeam mencakup berbagai pilar strategis, mulai dari pendidikan (Youth Ekselensia Scholarship, paket perlengkapan sekolah, dan dana bantuan pendidikan), sosial (Belanja Bareng Yatim, sunatan massal), kesehatan (paket nutrisi, pos remaja), hingga pemberdayaan ekonomi seperti kantin kontainer dan program “Ibu Tangguh” untuk para janda yang berjuang membesarkan anak yatim.
Tidak hanya di dalam negeri, program ini juga menjangkau anak-anak yatim di Palestina melalui penyaluran makanan siap santap dan santunan.
Selain itu, fokus khusus juga diarahkan ke wilayah Indonesia Timur (seperti Provinsi Maluku) melalui bantuan renovasi sekolah, penunjang pembelajaran, serta beasiswa anak pesisir guna mencegah anak yatim dan dhuafa putus sekolah akibat kendala biaya





