PESISIR SELATAN – Longsor terjadi di Kampung Langgai Nagari Gantiang Mudiak Utara Surantih, Kecamatan Sutera, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, dan menyebabkan 10 warga tertimbun.
Dari sepuluh, satu orang sudah ditemukan dan sembilan lainnya maish tertimbun. Kepala BPBD Pessel, Doni Gusrizal,  menjelaskan bahwa, hujan deras tersebut memang telah merendam ratusan rumah warga pada beberapa nagari yang ada di kecamatan itu.
“Bahkan curah hujan tinggi ini tidak saja menimbulkan banjir, tapi juga membuat tanah longsor di Kampung Langgai, Nagari Gantiang Mudiak Utara Surantih. Peristiwa yang terjadi Kamis (7/3) sekitar pukul 23.00 WIB itu, tidak saja membuat 14 unit rumah dan bangunan Masjid Darul Ikhsan tertimbun, tapi juga menimbun 10 orang warga di kampung itu,” katanya.
Dijelaskannya bahwa 10 orang warga yang hilang tertimbun longsor itu di antaranya, Siis 50, perempuan, Isum 25, laki-laki, Fajra 29, laki-laki, Mira 24, perempuan, Hafip 1, laki-laki, Idep 27, laki-laki, Fifi 24, perempuan, Sara 5, perempuan, Batal 56, laki-laki, dan Siir 54, laki-laki.
“Akses jalan untuk menuju Kampung Langgai hingga saat ini masih sulit untuk dilewati, karena terjadi 10 titik longsor. Saat ini kita masih terus melakukan koordinasi dengan wali nagari, dan berbagai pihak terkait lainnya. Tim dari BPBD dan SAR juga sudah diturunkan, namun belum bisa sampai ke lokasi karena sulitnya medan, dan tidak adanya sinyal telekomunikasi,” jelas Doni.
Dijelaskan Doni lagi bahwa kemungkinan warga yang tertimbun longsor tersebut bisa lebih dari 10 orang.
“Saya katkan demikian, karena longsor tersebut telah menimbun 14 unit rumah, di samping juga 1 buah masjid,” tutupnya.




