10 Keutamaan Ramadan, Pahala Dilipatgandakan hingga Doa Dikabulkan

Ilustrasi

JAKARTA – Ramadan memiliki keistimewaan tersendiri bagi umat Islam di seluruh dunia. Selama satu bulan penuh, umat Islam melaksanakan ibadah puasa sebagai bentuk pengabdian dan peningkatan spiritualitas.

Selama Ramadan, seseorang dapat menggali pelajaran tentang kesabaran, empati, pengendalian diri, berbagi kebaikan, dan nilai-nilai positif lainnya.

Amalan-amalan yang dilakukan selama Ramadan juga akan dihadiahi pahala dan berkah yang melimpah. Ada banyak keutamaan Ramadan yang membuatnya istimewa, yuk simak di sini!

1. Bulan Dilipatgandakannya Amal

Ramadhan adalah bulan yang penuh limpahan pahala. Di antara kemuliaan yang ada pada bulan Ramadan yang tidak ada di bulan-bulan yang lainnya adalah dilipatgandakannya pahala oleh Allah SWT.

Setiap ibadah yang hukumnya sunah di bulan Ramadan akan diberi balasan pahala seperti melakukan ibadah wajib. Ibadah wajib yang dilakukan akan dibalas dengan berkali-kali lipat.

2. Bulan diturunkannya Al-Qur’an

Ramadan disebut juga sebagai syahrul Qur’an atau bulannya Al-Qur’an. Di bulan mulia ini, Allah pertama kali menurunkan Al-Qur’an sebagaimana yang Allah firmankan dalam ayat berikut:

“Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan petunjuk tersebut dan pembeda (antara yang benar dan yang batil).” (QS Al-Baqarah: 185)

Memperbanyak bacaan Al-Qur’an tidak hanya untuk orang yang hafal atau lancar, bagi yang masih terbata juga Allah berikan pahala yang mulia.

“Orang yang ahli dalam Al-Qur’an, akan bersama para malaikat pencatat yang mulia lagi benar. Dan orang-orang yang terbata-bata membaca Al-Qur’an serta bersusah payah (mempelajarinya), maka baginya pahala dua kali.” (HR Bukhari, Muslim, Abu Dawud)

3. Setan Dibelenggu

Di bulan suci Ramadan, setan-setan akan dibelenggu untuk memudahkan manusia melakukan berbagai ketaatan. Orang akan sibuk dengan kebaikan dan menjauhi diri dari kemaksiatan.

4. Pintu Surga Dibuka

Allah menjadikan Ramadan sebagai bulan yang mulia, di antaranya dengan menutup pintu neraka dan membuka pintu surga.

“Ketika masuk bulan Ramadan, maka setan-setan akan dibelenggu, pintu-pintu surga dibuka, dan pintu-pintu neraka ditutup.” (HR Bukhari dan Muslim)

Maksud dari dibukanya pintu surga adalah Allah menjadikan amalan manusia sebagai penghantar menuju surga. Sementara ditutupnya pintu neraka mencegah manusia dari perbuatan yang dapat menghantarkan mereka ke neraka.

5. Bulan Pengampunan

Ramadan adalah bulan yang tepat untuk bertobat. Allah membuka pintu tobat bagi hambanya dan menghapuskan dosa yang telah lalu sebagaimana hadis berikut:

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadan karena penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah subhanahu wa taala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR Bukhari dan Muslim)

“Barangsiapa yang berpuasa yang melakukan salat malam pada bulan Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah SWT, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR Bukhari dan Muslim)

6. Terdapat Malam Lailatul Qadar

Puncak keutamaan pada bulan Ramadan terletak pada malam laitul qadar. Di malam ini, Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai rahmat dan petunjuk bagi semesta alam. Lailatul qadar teradi di sepuluh malam terakhir Ramadan, tepatnya di malam ganjil.

“Carilah malam lailatul qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadan.” (HR Bukhari)

7. Bulan Mustajab untuk Berdoa

Berdoa merupakan bentuk ikhtiar untuk mendapatkan hal yang diinginkan. Salah satu keistimewaan Ramadan yakni mustajabnya doa.

”Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadan dan setiap muslim apabila dia memanjatkan doa pasti dikabulkan.” (HR Al-Bazar)

Ada tiga waktu yang dianjurkan untuk berdoa di bulan Ramadan, di antaranya sahur, saat berpuasa, dan ketika berbuka puasa.

8. Bulan Berbagi

Setiap kita berbagi pada hakikatnya harta kita tidak akan berkurang, justru akan bertambah. Berbagi juga merupakan suatu bentuk investasi akhirat.

“Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan saat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al-Qur’an. Dan kedermawanan Rasulullah SAW melebihi angin yang berembus.” (HR Bukhari)

Dari hadis tersebut dapat diambil pelajaran bahwa Ramadan merupakan momen yang tepat untuk bersedekah. Bahkan, kedermawanan Rasulullah SAW dalam bersedekah seperti angin yang berembus.

9. Bulan yang Mengajarkan Takwa

Tujuan dari mengerjakan amal kebaikan di bulan Ramadan adalah menjadi orang yang bertakwa.

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa.” (QS Al Baqarah: 183)

10. Terdapat Ibadah Khusus

Di bulan Ramadan terdapat ibadah yang tidak ada di bulan lainnya yaitu salat tarawih. Hukum menjalankan salat tarawih adalah sunah, namun pahala penjalankannya seperti menjalankan ibadah wajib di bulan-bulain selain Ramadan.

“Barangsiapa melakukan qiyam Ramadan (salat tarawih) karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosa yang telah lalu akan diampuni.” (HR Bukhari dan Muslim)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here