JAKARTA – Ginjal terdiri dari sepasang organ, yaitu ginjal kiri dan kanan. Ginjal berperan penting menyaring cairan yang masuk ke dalam tubuh dan mengalirkannya ke kandung kemih. Hasilnya adalah urine, yang membantu mengeluarkan racun dari tubuh.
Tanpa fungsi ginjal yang baik, tubuh akan mengalami penumpukan cairan, racun, dan zat-zat berbahaya lainnya. Kondisi tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan serius. Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejala penyakit ginjal agar penanganan dapat dilakukan sejak dini.
Dokter spesialis penyakit dalam konsultan ginjal dan hipertensi di Rumah Sakit Universitas Indonesia, dr. Pringgodigdo Nugroho, Sp.PD-KGH, menjelaskan tanda-tanda penyakit ginjal tahap lanjut yang perlu diwaspadai pada orang muda, seperti kaki yang membengkak, perut yang membesar, mual, dan muntah.
“Kalau berkurang menjadi 10 persen fungsi pembuangan toksin, terjadi penumpukan cairan, bisa ke kaki jadi bengkak, ke perut jadi buncit. Kalau toksinnya menumpuk, awalnya mulai mual, muntah, sampe penurunan sel darah,” katanya dilansir dari Antara.
Ketua Umum Perhimpunan Neurologi Indonesia itu menjelaskan bahwa sebagian besar orang dengan penyakit ginjal tidak merasakan gejala pada tahap awal, karena ginjal memiliki daya cadang hingga empat kali lipat dari kebutuhan normal.
Pria yang akrab disapa Pronggo itu menambahkan bahwa gejala seperti urine yang berbusa atau berubah warna karena adanya protein atau sel darah merah biasanya muncul ketika fungsi ginjal sudah menurun hingga 10 persen.
“Kalau urine berbusa banyak itu dihubungkan dengan adanya protein di urine, yang normalnya tidak ada. Kedua, kalau urine berubah warna, apalagi berdarah, berwarna kemerahan, itu tanda sel darah merah atau hemoglobin di urine,” tuturnya.
Pronggo juga menyatakan bahwa penyakit ginjal pada usia muda bisa disebabkan oleh peradangan ginjal karena kelainan imun atau autoimun.
Riwayat hipertensi dan diabetes dalam keluarga juga menjadi faktor penyebab penyakit ginjal pada usia muda. Dia menegaskan, program skrining sangat penting untuk mendeteksi dini penurunan fungsi ginjal.





