RAMALLAH (KBK) – Pemerintah Israel memperpanjang masa penahanan administratif seorang pemain sirkus Palestina, selama enam bulan, setelah menangkapnya tanpa tuduhan Desember 2015.
Mohammad Abu Sakha, 23 tahun, mengajar sirkus di sebuah sekolah Birzeit, Palestina dekat Ramallah.
Kasusnya menjadi sorotan internasional, dia ditangkap dalam perjalanan menuju tempat kerja. Sesaat setelah ia melewati pos pemeriksaan Za’atara dekat Nablus dan dibawa ke penjara Megiddo, Israel. Ia kemudian dipindahkan ke penjara Ketziot di Negev, selatan negara itu.
Pengadilan militer Israel mengklaim Abu Sakha melakukan kegiatan ilegal bersama Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP), sayap partai politik Palestina yang bersenjata dan dilarang oleh Israel.
Menurut Al Jazeera, lebih dari 600 warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel sebagai status penahanan administratif.





