BALI – Dompet Dhuafa Bali bersama Pemuda ICMI Orwil Bali serta MUI Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga Provinsi Bali berkolaborasi bagi-bagi beras sebanyak 2,5 ton kepada 250 guru ngaji se-Denpasar, Bali, pada Minggu (17/3/2024) di Wistara Family dan Cafe.
Aksi ini digulirkan sebagai tanda cinta kepada para guru yang dengan ikhlas meluangkan waktunya meneruskan perjuangan Rasulullah Saw mengajarkan kalam-kalam Allah Swt. Setiap guru mengaji, menerima sebanyak 10 kilogram beras.
Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Bali, Fadly Hassan mengatakan agenda ini adalah bentuk cinta dan tanda terima kasih kepada guru ngaji yang sudah merelakan waktu dan tenaganya untuk mengajarkan Al-Qur’an kepada santri-santrinya. Di samping itu, para guru ngaji diharapkan terus semangat mengajarkan Al-Qur’an.
“Ustaz dan ustazah tolong jangan dilihat barang yang kami berikan, tapi ini adalah sebuah tanda cinta dan terima kasih kami kepada ustaz/ustazah agar terus semangat mengajarkan Al-Qur’an kepada para santrinya,” ujarnya.
Khairul Mahfuz sebagai donatur utama kegiatan ini pun memberikan pesan yang sama.
“Betul kata Mas Fadly, ini sebagai tanda cinta dan terima kasih kami kepada guru ngaji yang sudah rela berkorban waktu dan tenaga untuk mengajarkan Al-Qur’an kepada generasi muda Islam di Denpasar. Pembelajaran Al-Qur’an menjadi tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai di akhir zaman ini generasi muda kita lupa akan halnya Al-Qur’an,” serunya.
Salah satu perwakilan guru yang hadir, Indah mengucapkan terima kasih kepada Dompet Dhuafa Bali beserta Pemuda ICMI Orwil Bali dan MUI Provinsi Bali atas pemberian 10 kilogram beras ini.
“Alhamdulillah terima kasih kepada penyelenggara kegiatan dan donatur yang telah memperhatikan kami guru ngaji. Insyaallah hadiah ini sebagai penambah semangat kami agar terus mengajarkan Al-Qur’an kepada santri-santri kami,” ujar Indah.





