JAKARTA – Merokok setelah buka puasa dapat meningkatkan risiko penyakit. Ketika berpuasa, tubuh membutuhkan suplai energi baru untuk menggantikan yang hilang selama hari itu. Jika langsung merokok setelah berbuka, dapat memicu timbulnya penyakit.
Disarankan, saat pertama kali berbuka, konsumsi air putih dan makan buah atau kurma. Hindari merokok saat perut masih kosong karena asap rokok yang masuk ke dalam tubuh berbahaya.
Asap rokok mengandung berbagai komponen berbahaya, termasuk nikotin. Merokok saat berbuka puasa, saat perut kosong tanpa nutrisi selama beberapa waktu, sama dengan memperkenalkan zat beracun untuk pertama kali ke dalam tubuh.
Nikotin dari rokok langsung memengaruhi otak. Saat nikotin memasuki tubuh, terutama dalam keadaan perut kosong, ini meningkatkan risiko kanker paru-paru.
Karbon monoksida dalam asap rokok memiliki daya ikat hemoglobin darah 300 kali lebih kuat daripada oksigen, menyebabkan sel-sel tubuh kekurangan oksigen.
Penurunan kadar oksigen dalam darah dapat mengakibatkan organ dan otot kekurangan suplai oksigen, yang pada gilirannya mengakibatkan penurunan fungsi otot dan jantung. Serta, dapat menyebabkan mual, kelelahan, dan sakit kepala.





