
GUDANG Amunisi Batalion Artileri Medan 7 GS (Gerak Sendiri atau swagerak) Kodam V Jaya yang berlokasi di RT001/RW07 Desa Warung Pinang, Bekasi, Jawa Barat terbakar Sabtu (30/3) sejak sekitar pukul 18.05 WIB.
Ledakan masih terjadi hingga tulisan ini diturunkan pada pukul 20:14, sementara Kepala Dinas Penerangan AD Brigjen TNI Christomey Sianturi membenarkan kejadian tu.
“Lokasi sementara tidak dapat didekati karena berbahaya, begitu pula upaya pemadaman api,  sedangkan warga di sekitar lokasi sudah dievakuasi. Penyebab musibah sedang diteliti dan sejauh ini tidak ada korban jiwa, “ ujar Brigjen Sianturi.
Sementara Kapendam Jaya Kol. Infantri Decky Putra mengemukakan, yang meledak adalah amunisi-amunisi daluwarsa yang memang sudah harus dimusnahkan.
Menurut catatan, Yon Armed 7/Biring Galuh GS (Gerak Sendiri) bermarkas di Jl. Raya Narogong, Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat  didirikan pada 15 Feb. 1977.
Alutsista yang digunakan Yon Armed 7GS adalah meriam MK-61 kaliber 105 mm yang diangkut chassis tank ringan AMX buatan Perancis 1960-an  dan yang lebih baru, artileri swagerak M109 Paladin dengan meriam kaliber 155 mm buatan Amerika Serikat.
Begitu kerasnya ledakan, menurut saksi mata, membuat gedung-gedung dan bangunan sekitar markas battalion tersebut bergetar. Belum diketahui apakah ada bangunan yang rusak, baik terkena pecahan proyektil maupun efek ledakan.




