Satu Keluarga Penjual Bakso Jadi Korban Pembunuhan

Ilustrasi

PALEMBANG – Tiga jenazah satu keluarga penjual bakso ditemukan di area perkebunan antara perbatasan Desa Sri Bunga dengan Dusun Rawa Gedok, Desa Sukajaya, Okut dengan kondisi mengenaskan, diduga sebagai korbn pembantaian.

Ketiga jenazah tersebut terdiri dari pria tanpa mengenakan baju, bercelana pendek biru, usia sekitar 45 tahun, tanpa identitas dengan luka bacok di sekitar leher. Korban kedua seorang wanita ditaksir berumuran 40 tahun, dalam kondisi hamil dengan luka di bagian dagu dan kaki, dan korbn ketiga anak laki-laki, usia sekitar 10 tahun, dengan luka tusuk di belakang tubuhnya.

Ketiga korban yang ditutupi spanduk bertuliskan “Bakso Ojolali Mas Gi LAHAT.” ditemukan pada Kamis (16/6/2016). Spanduk tersebut dijadikan petunjuk dalam mengungkap pembunuhan ketiganya.

Jajaran Polres Lahat dipimpin kapolresnya, AKBP Rantau SIK, menemukan tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan satu keluarga itu berdasarkan spanduk tersebut. Lokasinya di Desa Gedung Agung, Kecamatan Merapi Timur, Lahat. Di lokasi langsung dipasang police line.

“Saya minta warga tidak ada yang memasuki area yang di-police line. Besok (hari ini) tim dari Polda akan melakukan olah TKP,” katanya.

Menurut salah satu warga desa, Sona, pada Selasa (14/6/2016), sekitar pukul 22.00 WIB warung bakso korban masih buka. “Bukanya sampai jam 10 malam,” ujarnya. Menurutnya, para korban baru setahun terakhir tinggal di sana.

Seperti diberitakan Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group), dalam rumah korban yang juga warung bakso ditemukan ceceran darah. Dugaannya, para korban dibantai dalam kamar, lalu dibawa ke mobil.

Camat Merapi Timur, Gemris Palo membenarkan, ketiga korban merupakan warga Desa Gunung Kembang, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat. Hanya saja, motif pembunuhan ketiga korban yang berstatus suami, istri dan anak itu belum diketahui.

“Korban pemilik warung Bakso Ojolali. Tapi saya belum tahu siapa saja nama mereka (korban). Yang jelas, mereka satu keluarga,” jelas Gemris.

Advertisement