Tekad Bu Nirmawati jadi Relawan Dapur Umum DMC DD

SITARO – Nirmawati Rabuka (43), seorang perempuan penyintas erupsi Gunung Ruang,   dari Pulau Tagulandang, mendedikasikan dirinya untuk membantu sesama dengan cara menjadi relawan Dapur Umum Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa.

Dia bertugas menjadi relawan di Dapur Umum yang berlokasi di kawasan Masjid Al-Hidayah Tagulandang, Desa Balehumara. Sehari-hari, ia merupakan Ibu Rumah Tangga dengan pekerjaan sebagai penjual pakaian di pasar. Nirmawati menggeluti profesi dagang kurang lebih sudah 20 tahun. Ia pun mengaku sudah merasakan jatuh bangunnya berjualan.

Perjalanan berdagangnya dimulai saat ia membuka usaha toko kelontong, kemudian ia beralih menjadi penjual pakaian setelah merantau ke Papua selama lima tahun.

Sayangnya, kejadian tak terduga menghampirinya. Saat ini, ia tidak bisa melanjutkan pekerjaannya sementara waktu, lantaran tempat tinggalnya di Pulau Tagulandang sedang terdampak bencana erupsi Gunung Ruang sejak Selasa (14/4/2024). Alhasil, sebagian aktivitas lumpuh, hanya sedikit yang melanjutkan aktivitasnya sehari-hari.

“Terus terang pascaerupsi ini tidak ada pemasukan. Jadi yah hanya duduk hanya menunggu bantuan datang. Ada sedihnya memang, tetapi ya diimbangilah, bersyukur dengan apa yang ada, mungkin ini adalah suatu ujian,” ucapnya.

Adapun tekadnya menjadi relawan di Dapur Umum karena awalnya dia kasihan melihat suami dan lelaki lainnya memasak tanpa ada relawan peremuan.

“Awalnya kasihan melihat suami dan lelaki lainnya yang memasak, akhirnya saya ikut turut membantu bergabung di bagian Dapur Umum. Alhamdulillah ada kebahagiaan sendiri bisa membantu di sini, sekaligus memantau kondisi gunung. Kayak sebelumnya, saat saya belum bergabung di Dapur Umum, ada relawan yang datang mengantarkan makanan untuk saya dan keluarga, kali ini giliran saya yang membantu,” ucap Nirmawati.

Nirmawati berharap, kondisi seperti ini cepat berlalu, sehingga masyarakat bisa beraktivitas kembali dan desa kembali menjadi wilayah yang hidup serta ramai.

“Semoga aktivitas kita bisa kembali lagi, yang mengungsi di Manado atau Bitung atau pulang kampung ke mana, sudah bisa balik biar kita di sini bisa kumpul dan ramai lagi Tagulandang,” tutupnya. 

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here