Jangan Anggap Remeh! Kenali 4 Fase Migrain dan Gejalanya

Ilustrasi. (Foto: Thinkstock)

JAKARTA – Saat sakit kepala menyerang, rasa nyerinya sering kali tak tertahankan dan sangat mengganggu. Kerap dianggap remeh, sakit kepala parah yang terjadi berulang kali bisa menjadi tanda migrain.

Migrain adalah penyakit neurologis yang kompleks, biasanya disertai nyeri hebat di satu sisi kepala dan dapat sangat memengaruhi kualitas hidup seseorang.

Dokter spesialis neurologi, dr. Devi Ariani Sudibyo, menjelaskan bahwa gejala migrain bisa berlangsung antara 4 hingga 72 jam jika tidak segera diobati. Berikut adalah fase dan gejala migrain:

1. Fase Awal Prodrome

Fase ini merupakan tahap awal migrain yang paling sering dirasakan. Gejalanya meliputi kesulitan berkonsentrasi, rasa tidak nyaman, leher kaku, dan kelelahan yang berlebihan.

1. Fase Aura

Fase ini terjadi antara 5 hingga 60 menit setelah gejala awal. Gejalanya termasuk nyeri kepala, gangguan penglihatan, dan sensasi kesemutan.

3. Fase Sakit Kepala

Fase ini terjadi jika gejala di fase aura tidak kunjung membaik. Gejalanya meliputi rasa mual, nyeri di satu sisi kepala, tidak nafsu makan, sensitif terhadap cahaya, merasakan panas dingin bersamaan, dan wajah terlihat pucat.

4. Fase Postdrome

Fase ini terjadi jika gejala migrain tidak kunjung membaik dalam 1 hingga 2 hari. Gejalanya termasuk nyeri kepala yang terus menerus di satu sisi kepala, diare, dan bengkak pada wajah.

Itulah penjelasan mengenai migrain beserta fasenya. Jika Anda merasakan keluhan serta gejala seperti di atas, segera konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui kemungkinan medis yang sedang dialami.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here