TANGERANG – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menggulirkan program Bidan Untuk Negeri (BUN) batch tiga, setelah sebelumnya diadakan pada tahun 2021, 2022 dan sekarang 2024.
Program ini digulirkan sebagai upaya meningkatkan kesehatan dengan melakukan pencegahan stunting, deteksi penyakit tidak menular di daerah terpencil, terjauh terdalam maupun terluar Indonesia,
Pelatihan yang akan berlangsung selama 12 hari ini, dan dimulai pada Senin (22/7) ini mengangkat tema Inovasi Pencegahan dan Penanggulangan Stunting di Pelosok Negeri, dan digelar di Kabupaten Tangerang, Banten.
Para Bidan diberikan berbagai macam pembekalan materi sebelum turun ke masyarakat, mulai dari materi keagamaan, kesehatan dan lain sebagainya. Para bidan diharapkan akan mampu memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar.
“Untuk angkatan ke-3 ini kami menentukan 10 titik lokasi baru, harapannya semakin tersebarnya program Bidan Untuk Negeri maka akan lebih banyak ibu hamil yang menjalani persalinan dengan sehat dan aman, anak-anak juga bisa terbebas dari stunting dan masyarakat bisa terlepas dari penyakit tidak menular, semoga para bidan benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat,” tutur drg. Martina Tirta Sari selaku Kepala LKC Dompet Dhuafa Pusat.
Pembukaan pelatihan Bidan Untuk Negeri ini dihadiri oleh Ismail A. Said yang menjabat sebagai Ketua Pengurus Yayasan Rumah Sehat Terpadu (YRST) Dompet Dhuafa. Dalam sambutannya Ismail menjelaskan seputar Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa, mulai dari kelahirannya sampai pada transformasinya untuk menjawab tantangan zaman.
Selain itu Ismail juga memberikan motivasi dan pembekalan kepada para bidan yang akan turun membersamai masyarakat untuk memberikan layanan kesehatan di pelosok.





