TERNATE – Sebanyak 25 rumah mengalami rusak berat akibat bencana banjir bandang yang melanda Kelurahan Rua, Kota Ternate, Minggu (25/8).
“Warga yang rumahnya rusak berat mereka mengungsi semua,” kata Kepala Basarnas Kota Ternate, Maluku Utara, Fathur Rachman.
Sebelumnya Fathur menyebut hingga kini masih ada enam warga dinyatakan hilang dalam banjir bandag tersebut, dimana proses pencarian dilakukan dengan menurunkan alat berat.
Sedangkan kendala yang dihadapi dalam pencarian korban seperti material dari dampak banjir bandang berupa tanah dan pasir. “Sehingga, menyebabkan kita mengerahkan enam alat berat untuk melakukan proses pencarian,” ucapnya.
Fathur mengatakan, proses pencarian dilakukan selama 14 hari sesuai prosedur pemerintah setempat. “Selama masa tanggap darurat, pencarian masih akan terus dilakukan,” ucapnya.
Menurutnya, pencarian melibatkan personel Basarnas dengan dibantu personel TNI/Polri, potensi SAR dan relawan.





