DD Sulsel Utus Tim Siaga Merah Putih Gunung Bawakaraeng

Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (DD Sulsel) mengutus Tim Siaga Merah Putih untuk mengawal dan mengantisipasi berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan oleh pendaki yang ingin mengibarkan bendera merah putih dalam rangka memperingati hari kemerdekaan di puncak Gunung Bawakaraeng. (Foto: DD Sulsel)

MAKASSAR – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia (RI), Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (DD Sulsel) mengutus Tim Siaga Merah Putih untuk mengawal dan mengantisipasi berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan selama pendakian di puncak Gunung Bawakaraeng.

Gunung ini diperkirakan akan dipadati oleh pendaki yang ingin mengibarkan bendera merah putih dalam rangka memperingati hari kemerdekaan.

Program Siaga Merah Putih merupakan agenda rutin tahunan dari Tim Respons Dompet Dhuafa Sulsel yang bertujuan memberikan bantuan medis dan penanganan darurat kepada para pendaki.

Penanganan yang dilakukan mencakup penanganan cedera ringan dengan pemberian obat-obatan dan penanganan medis ringan. Namun, jika terjadi cidera parah, Tim Siaga Merah Putih siap melakukan evakuasi bekerja sama dengan tim SAR gabungan yang bertugas di lokasi.

Muhammad Arif Anwar, Kepala Kantor Basarnas Makassar, mengungkapkan bahwa kegiatan ini melibatkan 25 orang rescuer, 71 organisasi atau instansi, dan 250 potensi SAR yang tersebar di tujuh posko pemantauan.

“Dengan tujuh posko ini, informasi dan evakuasi bisa dilakukan dengan cepat jika terjadi masalah dengan para pendaki,” ujarnya, Jumat (16/8/2024).

Selama pelaksanaan siaga khusus ini, sudah ada beberapa insiden yang memerlukan evakuasi.

“Hari ini, ada tiga orang pendaki yang dievakuasi karena mengalami masalah kesehatan saat mendaki. Evakuasi dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan cepat dan mereka kini mendapatkan perawatan yang diperlukan,” ungkap Arif.

Arif juga memberikan pesan kepada para pendaki untuk mempersiapkan diri dengan baik, baik secara fisik maupun mental, sebelum mendaki Gunung Bawakaraeng.

“Keselamatan adalah yang utama. Pendaki harus mempersiapkan segala kebutuhan pribadi dan tidak sembarang mendaki tanpa persiapan,” katanya.

Dengan adanya Tim Siaga Merah Putih ini, Dompet Dhuafa Sulsel berharap para pendaki dapat melaksanakan kegiatan peringatan kemerdekaan dengan aman dan nyaman, serta mengurangi risiko terjadinya kecelakaan di gunung.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here