Kekeringan Masih Terjadi di Sebagian Wilayah Banyumas

Ilustrasi Bantuan Air Bersih untuk warga Sragen. Foto:KRJogja

BANYUMAS – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas Budi Nugroho mengatakan sebagian wilayah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah masih mengalami krisis air bersih pada awal musim hujan tahun 2024-2025.

Dia mengatakan, hujan yang mulai turun dalam beberapa waktu terakhir belum berdampak signifikan terhadap ketersediaan air tanah maupun sumur-sumur warga. Oleh karena itu, pihaknya hingga saat ini masih menyalurkan bantuan air bersih untuk warga yang mengalami krisis air bersih.

“Frekuensi penyaluran bantuan air bersih saat sekarang memang tidak sebanyak beberapa waktu sebelumnya, karena wilayah terdampak kekeringan mulai berkurang seiring dengan datangnya musim hujan,” katanya.

Ia mengatakan hingga Sabtu (5/10) pihaknya telah menyalurkan bantuan air bersih yang bersumber dari APBD Kabupaten Banyumas sebanyak 422 tangki yang setara dengan 2.066.000 liter untuk 13.468 keluarga yang terdiri atas 42.079 jiwa di 52 desa dan 18 kecamatan.

Selain itu, pihaknya juga menyalurkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan RSUD Banyumas dan Kantor Kecamatan Lumbir.

Penyaluran bantuan air bersih juga dilakukan oleh PMI Kabupaten Banyumas sebanyak 113 tangki atau setara dengan 570.000 liter, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy 20 tangki (100.000 liter), BBWS Serayu Opak 92 tangki (475.000 liter), dan organisasi kemasyarakatan maupun dunia usaha sebanyak 35 tangki (168.000 liter).

“Dengan demikian hingga Sabtu kemarin jumlah bantuan air bersih yang telah disalurkan secara keseluruhan mencapai 682 tangki yang setara dengan 3.379.000 liter,” katanya.

Pihaknya juga berencana menyalurkan bantuan air bersih untuk warga di 12 desa pada Minggu (6/10) dengan total bantuan sebanyak 21 tangki atau setara 105.000 liter.

Ia mengharapkan penyaluran bantuan air bersih tersebut tidak mengalami kendala, sehingga dapat terealisasi secara keseluruhan.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here