Persediaan Makanan di Gaza akan Habis Kurang dari Dua Pekan

Program PBB untuk Pangan Dunia (WFP) pada Kamis (17/10/2024) memperkirakan dalam sekitar satu setengah minggu pihaknya akan kehabisan persediaan pangan untuk memenuhi kebutuhan warga Palestina di Jalur Gaza. (Foto: ANTARA/Anadolu)

GAZA – Program Pangan Dunia PBB (WFP) memperingatkan bahwa dalam waktu sekitar satu setengah minggu, mereka akan kehabisan persediaan pangan untuk warga Palestina di Jalur Gaza.

Antoine Renard, direktur WFP untuk Palestina, menyampaikan bahwa stok pangan semakin menipis, terutama untuk makanan hangat dan tepung terigu, yang diperkirakan hanya cukup untuk satu minggu lagi jika tidak ada pasokan tambahan.

“Kami semakin kekurangan. Kalau kami tidak menerima lebih banyak pasokan, dan tidak dapat mengambilnya, kami hanya punya waktu sekitar satu sampai satu setengah minggu untuk bisa menyediakan makanan hangat,” kata Renard kepada Financial Times, Kamis (17/10/2024).

Laporan media Israel pada 15 Oktober menyebut bahwa Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin telah memperingatkan Israel bahwa Amerika Serikat akan mengurangi bantuan militer jika Israel tidak memperluas bantuan kemanusiaan ke Gaza sebelum musim dingin tiba.

Pada 16 Oktober, situs Axios melaporkan bahwa pejabat Israel berjanji akan segera memperbaiki situasi kemanusiaan di Gaza.

Ketegangan dimulai sejak serangan roket dari Gaza pada 7 Oktober 2023, yang belum pernah terjadi sebelumnya. Akibat serangan tersebut, korban jiwa di pihak Palestina mencapai lebih dari 42.400 orang, menurut laporan otoritas setempat.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here