Fenomena Supermoon, BMKG: Waspada Banjir Rob di Kepri Selama 15-25 November

Ilustrasi Sejumlah wilayah di Jakarta Utara dan sepanjang Pantura mengalamia banjir rob sejak Juamt lalu (4/6) akibat pengaruh bulan purnama dan pasang laut akibat hembusan angin kencang.

BATAM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengimbau masyarakat Kepulauan Riau (Kepri) untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap banjir pesisir (rob) yang disebabkan oleh fenomena supermoon pada 16 November 2024.

Prakirawan Fitri Annisa menjelaskan bahwa fase supermoon ini berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum, sehingga berisiko menimbulkan banjir di wilayah pesisir.

“Kami sampaikan peringatan dini banjir rob untuk wilayah Kepulauan Riau yang berlaku dari tanggal 15 sampai dengan 25 November,” kata Prakirawan Fitri Annisa di Batam, Jumat (15/11/2024).

Dia menjelaskan fenomena supermoon pada 16 November berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum dan dapat menimbulkan banjir pesisir (rob).

Adanya fenomena ini, kata dia, akan berdampak pada aktivitas di wilayah perairan, seperti pelabuhan dan transportasi laut.

“Hal ini dapat berdampak pada terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas masyarakat serta kegiatan bongkar muat di pelabuhan,” tuturnya.

Fitri juga menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat pesisir dalam menghadapi potensi gangguan tersebut. Berikut wilayah-wilayah di Kepri yang diprediksi terdampak:

  1. Kota Batam: Pesisir Kecamatan Batu Aji, Batu Ampar, Sekupang, Nongsa, dan sekitarnya.
  2. Kabupaten Lingga: Pesisir Kecamatan Singkep Barat, Singkep Pesisir, Senayang, dan sekitarnya.
  3. Kabupaten Karimun: Pesisir Kecamatan Kundur Barat, Karimun, Meral, dan sekitarnya.
  4. Kota Tanjungpinang: Pesisir Kecamatan Tanjungpinang, Tanjungpinang Kota, Bukit Bestari, dan sekitarnya.
  5. Kabupaten Bintan: Pesisir Kecamatan Bintan Utara, Teluk Sebong, Bintan Timur, dan sekitarnya.

Masyarakat yang tinggal di sekitar pesisir diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca serta mengikuti arahan dari pihak berwenang guna meminimalkan risiko akibat banjir rob.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here