12.250 Warga Kabupaten Bandung Terdampak Banjir dan Butuh Bantuan

Dompet Dhuafa Jawa Barat (DD Jabar) dan Disaster Management Center (DMC) mengerahkan personil guna membantu percepatan penanganan respons banjir di Kampung Lamajang Pentas, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (11/1/2024). (Foto: DMC DD)

BANDUNG – BPBD Kabupaten Bandung mencatat sebanyak 2.014 rumah terendam dengan 12.250 kepala keluarga terdampak akibat bencana banjir di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung Beny Sonjaya mengatakan banjir yang melanda dari hujan deras sejak Rabu (20/11) telah berdampak pada Kecamatan Bojongsoang, Baleendah, Dayeuhkolot, dan Cilampeni.

BPBD juga masih menerjunkan personel ke lapangan untuk melakukan asesmen agar memastikan jumlah rumah yang terendam dan data korban terdampak secara valid.

Selain mendirikan tenda pengungsian, kata dia, BPBD juga memberikan bantuan berupa sembako, beras, terpal, serta alat kebersihan untuk para pengungsi.

Dia berharap solidaritas dari berbagai pihak seperti bantuan makanan dan tenda pengungsian agar dapat meringankan beban pengungsi, menyusul keterbatasan logistik dari BPBD.

“Logistik dari BPBD sudah mulai menipis, sehingga kami terus berupaya mencari bantuan tambahan dari pihak-pihak lain untuk mencukupi kebutuhan para pengungsi,” kata dia.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here