Jaringan Telekomunikasi di Vanuatu Lumpuh Pascagempa, Kemlu Masih Terus Hubungi Puluhan WNI

Ilustrasi gempa. (Ist)

JAKARTA – Direktur Informasi dan Media Kementerian Luar Negeri RI Hartyo Harkomoyo mengatakan Kementerian Luar Negeri RI melalui KBRI Canberra masih terus mencoba menghubungi warga negara Indonesia (WNI), diaspora, maupun kolega yang ada di Negara Kepulauan Vanuatu pasca gempa bumi berkekuatan 7,3 magnitudo yang terjadi pada Selasa pagi.

“KBRI juga terus mencoba menghubungi pejabat dan contact point di Vanuatu. Namun, kontak-kontak tersebut belum dapat dihubungi,” katanya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Hartyo menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari otoritas Vanuatu yang berada di Sydney, jaringan telekomunikasi di ibu kota Vanuatu, Port Vila, lumpuh hingga saat ini.

Tercatat sebanyak 48 WNI berada di Vanuatu yang terdiri dari 47 orang anak buah kapal (ABK) dan 1 orang WNI yang menikah dengan WNA.

Sebelumnya diberitakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi berkekuatan 7,3 magnitudo dan menimbulkan tsunami di Vanuatu, tidak berdampak apapun ke wilayah Indonesia.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here