NEW YORK – Kebakaran hutan melanda kawasan Los Angeles, California, Amerika Serikat sejak Rabu (8/1/2025). Sebanyak lima orang tewas akibat kebakaran itu.
Kebakaran dahsyat itu menyebabkan 130.000 orang terdampak. Cuaca kebakaran ekstrem di California Selatan telah memicu kebakaran di seluruh wilayah. Angin kencang dan tidak menentu serta kelembapan rendah terus memperburuk kondisi.
Presiden AS Joe Biden membatalkan perjalanan ke Roma, Italia untuk memantau kebakaran hutan yang berkobar di wilayah Los Angeles, California.
“Presiden bertemu dengan polisi, pemadam kebakaran, dan petugas darurat yang memerangi kebakaran bersejarah yang berkobar di daerah tersebut,” kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre.
Sementara itu, Semua sekolah di Los Angeles akan ditutup karena kebakaran melanda seluruh wilayah tersebut.
Kepala Damkar Los Angeles Kristin Crowley menjelaskan belum mengetahui penyebab pasti kebakaran. Namun, angin kencang dan kelembapan rendah terus memperburuk kondisi.
“Cuaca kebakaran ekstrem, yang didorong oleh angin kencang dan tidak menentu serta kelembapan rendah, telah memicu banyak kebakaran di wilayah kami,” katanya.
Crowley menyebut pemadaman lewat udara segera dilakukan jika angin tidak lagi kencang.





