BANDARLAMPUNG – Dompet Dhuafa Lampung telah melakukan berbagai upaya untuk membantu para penyintas banjir Bandarlampung. Mulai dari membagikan makanan siap saji, pembukaan dapur umum, penyaluran air bersih, layanan kesehatan gratis, hingga aksi bersih.
Aksi respons ini masih terus berlanjut mengingat lebih dari 11 ribu jiwa terdampak bencana banjir bandang di Bandarlampung. Dompet Dhuafa Lampung berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak banjir.
“Hingga hari ini, (Rabu, 11 Januari 2025), kami terus merespons kebutuhan masyarakat terdampak di berbagai titik. Baik dari segi pakaian, logistik makanan, pembersihan lumpur, air bersih dan termasuk obat-obatan,” ujar Nandrianto Suparno, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung.
Melalui berbagai kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, swasta dan para relawan, total 6.420 jiwa telah terbantu.
Selanjutnya, kata Nandrianto, Dompet Dhuafa Lampung akan terus fokus membantu masyarakat terutama dalam kebutuhan-kebutuhan pascabencana di bidang kesehatan dan pendidikan.
“Alhamdulillah, terima kasih Dompet Dhuafa Lampung, sudah banyak membantu warga kami dengan berbagai program yang diberikan, salah satunya pengobatan gratis. Semoga berkah selalu,” ujar Midah, Ketua RT 31, Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Bandarlampung.
Seperti diketahui, intensitas hujan tak kunjung berhenti sejak siang hingga malam pada Jumat (17/1/2025). Akibatnya, banjir mengepung beberapa wilayah di Lampung.
Bandarlampung menjadi yang paling parah dengan 16 Kecamatan dan 79 Kelurahan yang terdampak. Korban meninggal dunia akibat bencana ini berjumlah 2 orang.
Hanya berselang beberapa jam pascabanjir, Dompet Dhuafa Lampung turut mengirimkan tim ke lokasi bencana. Tim bersama relawan bertugas untuk melakukan asesmen awal untuk memantau kondisi dan dampak dari banjir yang melanda. *




