BOGOR – Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) dan Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) menyalurkan bantuan pada warga terdampak banjir bandang di Cisarua, Kabupaten Bogor.
Salah satu daerah terdampak parah adalah Kampung Pensiunan, Desa Tugu. Akibatnya, sedikitnya 575 jiwa terdampak dan harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Pada Senin (3/03/2025), Tim DMC bergerak cepat mendistribusikan bantuan darurat berupa selimut hangat bagi para penyintas yang mengungsi di masjid, yang kini digunakan sebagai pos pengungsian utama. Selain itu, tim juga membagikan makanan siap santap bagi warga yang masih kesulitan mengakses kebutuhan pangan akibat dampak banjir.
“Kami membagikan selimut hangat untuk penyintas yang mengungsi di pengungsian. Diketahui para warga mengungsi di masjid sebagai titik pos pengungsian,” ujar Eka Suwandi, salah satu personil DMC Dompet Dhuafa yang turun membantu para warga.
Selain mendistribusikan bantuan, tim DMC juga melakukan asesmen cepat untuk mengetahui kebutuhan mendesak warga terdampak. Hasil asesmen menunjukkan bahwa kebutuhan utama para penyintas saat ini mencakup makanan siap saji untuk sahur dan berbuka puasa, perlengkapan tidur seperti kasur dan selimut tambahan, serta perlengkapan kebersihan agar mereka tetap terjaga kesehatannya selama berada di pengungsian.
“Kami terus berkoordinasi dengan koordinator posko dan pihak pemerintah setempat untuk memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” lanjut Eka.
Sebagai upaya lanjutan dalam membantu warga terdampak, pada Rabu (4/3) dini hari, Tim LPM Dompet Dhuafa mengerahkan Dapur Keliling (Darling) ke lokasi pengungsian, untuk menyediakan makanan sahur bagi para penyintas yang masih bertahan di posko.
Sebanyak 234 porsi makanan siap saji disiapkan oleh LPM untuk hidangan sahur bagi para penyintas di pos pengungsian. Setelah itu, tim LPM juga berencana menyediakan makanan berbuka puasa agar mereka tetap bisa menjalani Ramadan dengan lebih baik meskipun dalam kondisi sulit.




