JAKARTA – Lembaga filantropi Dompet Dhuafa menyiapkan tim medis dan ambulans untuk mendukung aksi unjuk rasa mahasiswa dan aliansi masyarakat yang menolak RUU TNI di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (20/3/2025).
“Kami berkomitmen untuk dukung kegiatan aksi ini. Kita punya tim advokasi yang siap memberikan bantuan medis jika ada insiden atau keluhan dari peserta,” kata qnggota Tim Respons Dompet Dhuafa Muhammad Faisal.
Ia menjelaskan bahwa kehadiran tim medis bertujuan untuk mengantisipasi kemungkinan situasi darurat, terutama karena aksi berlangsung saat banyak peserta sedang menjalankan puasa.
“Kami siap membantu jika ada yang membutuhkan pertolongan, terutama yang terkait dengan kesehatan, seperti keluhan fisik akibat puasa atau kondisi cuaca,” katanya.
Hingga saat ini, Faisal melaporkan bahwa belum ada peserta aksi yang mengalami gangguan kesehatan serius.
“Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada yang mengalami masalah. Kami sudah melakukan pemantauan di lokasi untuk memastikan semuanya berjalan aman,” katanya.
Dompet Dhuafa telah mengerahkan dua unit ambulans yang ditempatkan di sekitar Gedung DPR dan Istana Negara, dilengkapi dengan tim medis yang terdiri dari perawat dan tenaga pendukung lainnya.
Faisal menegaskan bahwa tim medis akan tetap berjaga hingga aksi selesai dan situasi kembali kondusif.
“Tim medis kami akan siaga sampai massa aksi bubar dan situasinya aman,” katanya.
Selain Dompet Dhuafa, akun simpatisan Anies Baswedan, @humaniesproject, juga menyediakan tiga ambulans yang ditempatkan di bawah jalan layang Senayan.
Sementara itu, Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) turut memberikan pendampingan hukum bagi peserta aksi dengan membagikan nomor kontak pendampingan untuk 18 kota di Indonesia melalui akun @PBHI_Nasional di platform X.




