One Way Nasional Resmi Ditutup, 74 Persen Kendaraan Sudah Kembali ke Jakarta

JAKARTA – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah resmi mengakhiri penerapan sistem satu arah (one way) nasional untuk arus balik libur Lebaran 2025. Penutupan tersebut dilakukan Selasa (8/4/2025), pukul 08.00 WIB.

“Tadi pada pukul 08.00 WIB, Pak Menteri Perhubungan (Dudy Purwagandhi) dengan kami semua menutup one way nasional arus balik yang secara resmi sudah kami tutup,” kata Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho di Command Center KM 29 Tol Jakarta-Cikampek.

Meskipun sistem one way telah dihentikan, Operasi Ketupat 2025 tetap berlangsung hingga pukul 00.00 WIB. Agus menjelaskan bahwa Operasi Ketupat adalah operasi yang berfokus pada aspek kemanusiaan, dengan prioritas utama pada keselamatan para pemudik.

Ia menegaskan bahwa selama operasi berlangsung, tingkat keselamatan di jalan sangat baik, ditunjukkan dengan menurunnya jumlah kecelakaan lalu lintas dan korban jiwa baik di jalan tol maupun jalan arteri.

“Peristiwa kecelakaan yang menonjol selama operasi adalah nihil, tidak ada. Kuantitas jumlah kecelakaan menurun, termasuk juga fatalitas korban meninggal dunia yang menurun, baik yang ada di jalan arteri dan di jalan tol. Jadi, semuanya turun,” ungkapnya.

Hingga saat ini, arus balik Lebaran masih dalam kondisi terkendali. Sekitar 74 persen kendaraan dari luar Jakarta telah kembali ke ibu kota. Korlantas masih menunggu selesainya operasi secara menyeluruh.

Dalam apel penutupan one way, dilakukan juga evaluasi dan konsolidasi bersama Kementerian Perhubungan, Jasa Marga, dan Jasa Raharja.

“Kami konsolidasi bersama. Kami tunjukkan bahwa kebersamaan itu adalah kunci keberhasilan. Jadi, kolaborasi dan koordinasi antar-stakeholder itu adalah kunci,” ujar Agus.

Diketahui, sistem one way nasional sempat diberlakukan mulai Minggu (6/4/2025), dimulai dari Gerbang Tol Kalikangkung Semarang hingga Gerbang Tol Cikampek Utama, dan dibuka langsung oleh Kapolri, Menteri Perhubungan, serta Menteri Kesehatan.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here