JAKARTA,KBKNews.id – Selama menstruasi, beberapa jenis infeksi pada vagina cenderung lebih sering terjadi. Hal ini umumnya berkaitan dengan kebersihan organ intim. Karena itu, menjaga kebersihan area kewanitaan menjadi hal yang sangat penting untuk mencegah terjadinya infeksi vagina selama masa haid.
Dr. Manjusha Goel, konsultan utama bidang kebidanan dan kandungan di Rumah Sakit CK Birla, India, menuturkan bahwa perempuan yang sedang haid dianjurkan untuk mandi setiap hari.
“Cukup mandi sekali sehari untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan selama haid,” jelasnya, seperti dikutip dari Hindustan Times.
Menurut Goel, bila terjadi perdarahan berat, kebocoran, atau tubuh terasa sangat berkeringat, mandi lebih dari sekali sehari dapat dilakukan sesuai kebutuhan.
Pada hari-hari dengan aliran darah lebih deras atau setelah beraktivitas fisik, mandi di malam hari juga disarankan untuk membantu tubuh merasa segar serta mencegah bau dan iritasi.
Ia juga menekankan bahwa mandi air hangat memiliki manfaat tambahan, seperti memberikan efek relaksasi dan meningkatkan aliran darah melalui pelebaran pembuluh darah.
Selama mandi, area genital luar sebaiknya dibersihkan dengan air atau sabun lembut yang tidak mengandung pewangi.
“Vagina memiliki mekanisme pembersihan alami, sehingga penggunaan sabun atau cairan pembersih di bagian dalam bisa mengganggu keseimbangan pH dan meningkatkan risiko infeksi,” jelas Goel.
Teknik menyeka juga penting diperhatikan. Menyeka dari arah depan ke belakang akan membantu mencegah perpindahan bakteri ke saluran kemih.
Selain itu, mengganti pembalut setiap empat hingga enam jam juga termasuk bagian dari menjaga kebersihan selama menstruasi.
Goel juga menyarankan agar perempuan menggunakan pakaian berbahan yang mudah menyerap keringat agar kelembapan tidak meningkat, karena kondisi lembap dapat memicu iritasi dan infeksi.
Dengan menerapkan kebiasaan kebersihan yang tepat selama haid, perempuan dapat menjaga kesehatan tubuh dan menghindari risiko infeksi yang tidak diinginkan.





