Waspadalah! Ini Tanda-Tanda Kanker Otak yang Kerap Muncul di Pagi Hari

Sejumlah gejala gangguan kesehatan di pagi hari berikut ini bisa jadi tanda adanya tumor otak. (Foto: istockphoto)

Jakarta, KBKNews.id – Gejala gangguan kesehatan tidak selalu muncul secara acak. Pada beberapa kasus, keluhan justru terasa lebih kuat di waktu tertentu, termasuk saat pagi hari setelah bangun tidur. Salah satunya adalah gejala yang berkaitan dengan tumor otak.

Tumor otak merupakan pertumbuhan sel abnormal di jaringan otak yang berkembang tanpa kendali. Berdasarkan penjelasan dari National Health Service (NHS), tumor otak terbagi menjadi dua jenis utama: tumor jinak (non-kanker) dan tumor ganas (kanker).

Tumor jinak biasanya tumbuh perlahan dan peluang kambuhnya relatif kecil setelah ditangani. Sebaliknya, tumor ganas dapat berasal dari jaringan otak itu sendiri atau menyebar dari organ lain. Kanker ini juga memiliki risiko kekambuhan yang lebih tinggi.

Lalu, mengapa gejala sering terasa lebih berat di pagi hari?

Gejala Lebih Terasa saat Bangun Tidur

Saat tidur dalam posisi berbaring, tekanan di dalam kepala dapat meningkat karena aliran cairan serebrospinal dan darah tidak seefisien ketika tubuh dalam posisi tegak. Bila terdapat massa seperti tumor, tekanan di dalam rongga kepala (tekanan intrakranial) bisa bertambah.

Kondisi inilah yang membuat sebagian penderita merasakan keluhan lebih intens saat baru bangun tidur.

Sakit Kepala yang Tidak Biasa

Keluhan paling sering dilaporkan adalah sakit kepala yang berbeda dari biasanya. Galaxy Care Multispeciality Hospital mencatat, nyeri bisa terasa semakin sering, lebih berat pada pagi hari, dan tidak mereda meskipun sudah mengonsumsi obat pereda nyeri.

Pada sebagian orang, rasa sakit memburuk saat batuk, bersin, atau mengejan. Hal ini terjadi karena tekanan di dalam kepala meningkat dan tumor menekan jaringan otak, pembuluh darah, atau cairan di sekitarnya.

Sakit kepala akibat tumor otak juga dapat menyerupai migrain, tetapi cenderung menetap dan progresif.

Mual dan Muntah Tanpa Sebab Jelas

Mual yang muncul di pagi hari sering dikaitkan dengan gangguan lambung. Namun, bila keluhan terjadi tanpa gangguan pencernaan dan disertai sakit kepala hebat, kondisi ini patut diwaspadai.

Tekanan intrakranial yang meningkat dapat mengganggu area otak yang mengatur refleks mual dan muntah. Akibatnya, seseorang bisa merasa mual atau muntah segera setelah bangun tidur.

Rasa Lelah yang Tidak Wajar

Bangun tidur seharusnya membuat tubuh terasa lebih segar. Namun pada beberapa penderita tumor otak, justru muncul rasa lelah berlebihan atau mengantuk sepanjang hari.

Menurut penjelasan dari University of Maryland Medical System, kelelahan pada kondisi ini berbeda dari rasa capek biasa. Rasa lelah tidak membaik meski sudah beristirahat cukup dan dapat disertai kesulitan berkonsentrasi.

Gejala Lain Tergantung Lokasi Tumor

Tanda-tanda tumor otak tidak selalu sama pada setiap orang. Gejala sangat dipengaruhi oleh ukuran dan lokasi tumor di dalam otak.

Otak memiliki area khusus yang mengatur fungsi tubuh tertentu. Jika tumor tumbuh di sisi kiri otak, misalnya, gejala bisa muncul di sisi kanan tubuh, dan sebaliknya.

Pada banyak orang, pusat bicara berada di sisi kiri otak. Bila tumor berkembang di area tersebut, penderita mungkin mengalami kesulitan berbicara, memilih kata yang tepat, atau bicara menjadi tidak jelas meski ia memahami apa yang ingin disampaikan.

Jika tumor berada di lobus frontal, fungsi seperti kemampuan berpikir, memori, perilaku, dan pengambilan keputusan dapat terpengaruh.

Beberapa tanda lain yang perlu diwaspadai meliputi:

  • Penglihatan kabur atau ganda
  • Kelemahan pada satu sisi tubuh
  • Kesulitan menelan
  • Gangguan penciuman atau pendengaran
  • Mata sulit digerakkan ke atas
  • Penurunan daya ingat

Gejala-gejala tersebut tidak selalu berarti kanker otak, tetapi kombinasi beberapa tanda yang muncul terus-menerus perlu mendapat perhatian medis.

Jangan Abaikan Keluhan yang Berulang

Sakit kepala di pagi hari memang sering dianggap sepele, apalagi jika disertai kelelahan akibat kurang tidur. Namun, bila keluhan terasa berbeda dari biasanya, semakin sering, atau disertai gejala neurologis lain, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here