
JAKARTA, KBKNews.id – Dalam beberapa hari terakhir, hujan deras yang melanda India telah menyebabkan banjir dan tanah longsor, menewaskan sedikitnya 30 orang dan berdampak pada ribuan lainnya.
Militer India, Senin (2/6/2025), melaporkan bahwa dua personelnya dan seorang pengangkut logistik tewas akibat longsor yang menghantam kamp militer di Negara Bagian Sikkim. Enam tentara lainnya dilaporkan hilang, dan proses pencarian masih terus dilakukan.
Korban jiwa juga ditemukan di negara bagian Assam, Arunachal Pradesh, Meghalaya, dan Mizoram. Di Assam, banjir merendam 17 distrik dan berdampak pada sekitar 364.000 warga. Pemerintah daerah telah mendirikan 52 pos pengungsian bagi para korban terdampak.
Di Negara Bagian Manipur, tentara melakukan evakuasi besar-besaran di wilayah ibu kota, Imphal, dan telah berhasil menyelamatkan lebih dari 500 warga dari daerah yang terendam banjir parah.
Dilansir dari Anadolu, data sementara menunjukkan sebanyak 10 orang tewas di Arunachal Pradesh dan 8 orang di Assam akibat bencana ini. Sementara itu, beberapa wilayah timur laut India lainnya juga melaporkan adanya korban jiwa.
Menteri Dalam Negeri India, Amit Shah, menyampaikan bahwa ia telah berbicara dengan para pejabat tinggi di negara bagian Assam, Sikkim, dan Arunachal Pradesh, termasuk Gubernur Manipur.
Dalam unggahan di platform X, Shah menegaskan bahwa pemerintah pusat berkomitmen untuk menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat yang terdampak bencana di kawasan tersebut.




