CHENNAI – Pencarian besar-besaran untuk pesawat angkut militer India, AN-32 yang hilang sejak Jumat (29/7) pagi waktu setempat sampai kini masih dilakukan.
Memasuki hari keempat pencarian, citra satelit belum berhasil menangkap kemungkinan benda terkait pesawat itu mengambang di permukaan.
“Citra satelit kami gunakan untuk memberi beberapa petunjuk untuk kemungkinan benda mengambang. Namun tidak ada yang terlihat (ditangkap satelit). Kapal dan pesawat pencari sedang diintensifkan,” kata sumber-sumber dari militer, seperti dikutip dari AFP, Senin (25/7).
Pesawat buatan Rusia itu hilang pasca lepas landas dari pangkalan udara militer di Chennai pukul 08.30, dan dijadwalkan mendarat di Port Blair sekitar pukul 11.30.
Pesawat angkut militer itu disebut membawa 29 orang, enam di antaranya awak pesawat. NDTV melaporkan, di antara penumpang pesawat terdapat juga delapan warga sipil, kemungkinan anggota keluarga dari anggota militer.
Pejabat AU dan AL India mengaku hingga kemarin, belum ada tanda-tanda dari rongsokan pesawat.
Sebanyak 18 kapal AL India, plus Coast Guard, kapal selam dan delapan pesawat seperti P-81, P-130 dan Dorniers terlibat dalam operasi besar-besaran ini.
Menteri Pertahanan Manohar Parrikar, yang berada di Chennai kemarin, ikut melakukan survei udara selama dua jam dari daerah operasi.
“Saya sudah menginstruksikan untuk memperbanyak sumber daya untuk pencarian ini,” katanya.





