Pria tewas tersedot mesin pesawat di Bandara Milan

Seorang pria tersedot mesin pesawat udara yang hendak tinggal landas di Bandara Milan, Bergamo, Italia 8 Juli lalu (foto: dok. ist)

KAWANAN burung di sekitar bandara  sangat ditakuti para pilot karena jika tersedot mesin pesawat, bisa memicu kecelakaan udara, namun manusia yang menjadi korban, juga terjadi beberapa kali.

Paling tidak tercatat tiga teknisi atau pekerja di lingkungan bandara yang tewas tersedot mesin pesawat yakni di Bandara Mumbai, India pada Des. 2015, di Bandara Konarak, Iran Juni 2017 dan Bandara Texas, Amerika Serikat Juni 2023 dan yang teranyar di Bandara Milan, Bergamo, Itali, 8 Juli lalu.

Insiden tragis tersebut dilaporkan Skynews terjadi di Bandara Int’l Milan Bergamo, Itali,  Selasa (8/7) pagi waktu setempat. Seorang pria dilaporkan tewas setelah terhisap ke dalam mesin pesawat yang tengah bersiap lepas landas.

Peristiwa ini sempat menghentikan aktivitas penerbangan selama hampir dua jam. Menurut keterangan otoritas bandara, korban bukan penumpang maupun karyawan maskapai. Pesawat langsung mendarat, sementara ratusan penumpang telantar 17 jam

Pria berusia 35 tahun itu diduga masuk ke area bandara secara gelap dengan mengemudikan mobil melalui jalur yang salah.

Setelah meninggalkan kendaraannya, pelaku berlari menuju terminal kedatangan dan berhasil melewati pintu darurat yang langsung mengarah ke landasan pacu.

Saksi mata menyebutkan, petugas keamanan bandara dan polisi sempat mengejar pria itu, namun gagal  mencegah korban mendekat ke pesawat milik maskapai berbiaya rendah asal Spanyol, Volotea, yang saat itu sedang bersiap terbang ke Asturias, Spanyol.

Akibat insiden ini, Bandara Milan Bergamo menghentikan sementara aktivitas penerbangan sejak pukul 10.20 hingga 12.00 waktu setempat. Penerbangan Volotea dengan nomor V73511 yang sedianya dijadwalkan berangkat pukul 10.35, akhirnya ditunda hingga pukul 15.55 waktu setempat.

“Kami dengan berat hati mengonfirmasi, penerbangan V73511 dari BGY-OVD terlibat insiden di Bandara Milan-Bergamo pada pukul 10.35,” tulis Volotea melalui akun resmi mereka di platform X.

Pria tersebut mengalami luka serius yang berujung pada kematian, sedangkan seluruh 154 penumpang dan enam awak pesawat dinyatakan selamat.

Volotea menegaskan pihaknya memberikan dukungan psikologis bagi para penumpang dan awak yang terdampak.

Maskapai juga bekerja sama dengan otoritas Italia untuk mendukung penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini. Hingga kini, polisi masih menyelidiki motif dan penyebab di balik aksi nekat korban.

Sementara itu, operasional penerbangan di Bandara Milan Bergamo sehari pasca kejadian telah kembali berjalan normal.

Berdampak serius

Jika burung atau bend benda lain tersedot ke dalam mesin pesawat, dampaknya bisa sangat serius, mulai dari kerusakan mesin hingga hilangnya daya dorong, yang dapat mengancam keselamatan penerbangan. Bird strike, istilah untuk kejadian ini, menjadi perhatian utama dalam dunia penerbangan karena risikonya yang tinggi.

Dampak yang mungkin terjadi jika benda benda asing seperti burung, ternak atau manusia  masuk ke dalam mesin pesawat:

  • Kerusakan Mesin:

Benda yang tersedot dapat merusak bilah-bilah kipas (impeller) pada mesin jet, menyebabkan kerusakan pada sistem pembakaran atau menyebabkan mesin mati total.

  • Hilangnya Daya Dorong:

Kerusakan mesin akibat bird strike dapat mengurangi daya dorong pesawat, yang sangat berbahaya terutama saat lepas landas atau mendarat.

  • Kerusakan Struktural:

Selain mesin, tabrakan burung juga dapat merusak bagian lain pesawat seperti sayap, kaca kokpit, dan ekor, yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal.

  • Gangguan di Kokpit:

Kaca kokpit pecah akibat tabrakan dengan kawanan burung dapat mengganggu visibilitas pilot dan membahayakan keselamatan penerbangan.

  • Pendaratan Darurat:

Jika kerusakan mesin cukup parah, pilot mungkin terpaksa melakukan pendaratan darurat, yang juga berisiko tinggi.

Kejadian di Bandara Milan itu tentu bisa diambil hikmahnya bagi keselamatan penerbangan di Indonesia di mana sterilitas bandara dari orang orang tak berkepentingan umumnya relatif longgar.

 

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here