Senangnya, Petugas Kebersihan di Banyuwangi Dapat Hadiah Umroh Gratis

Ilustrasi, Umrah di baitullah, Mekah. Foto: Ist

BANYUWANGI – Dua orang petugas kebersihan di Banyuwangi, Halimah dan Santoso mendapat hadiah pergi ke tanah suci untuk melakukan ibadah umroh secara gratis dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Bupati Abdullah Azwar Anas di Banyuwangi, Selasa (26/7/2016) menjelaskan dua nama itu muncul dari hasil undian yang dilakukan di hadapan ratusan petugas kebersihan saat tasyakuran diraihnya Adipura Buana di Pendopo Sabha Swagata, Senin (25/7/2016).

Halimah sebagai petugas kebersihan di kawasan Jalan Indrakarya, Pakis, tak kuasa menahan air matanya saat bersalaman dengan Bupati Banyuwangi ketika penyerahan hadiah secara simbolis. “Saya tidak menyangka, ternyata nama saya dipanggil,” kata Halimah.

“Saya gemetar, Pak. Tidak percaya,” kata perempuan yang telah lima tahun menjadi petugas kebersihan itu, dikutip dari Antara.

Sama halnya dengan Halimah, Edi Santoso juga mengaku tak menyangka akan mendapat hadiah umrah. Edi mengaku tidak tahu kalau ada acara undian umrah usai tasyakuran dan kirab Piala Adipura Buana.

“Saya tidak tahu kalau ada undian seperti ini. Memang tiap tahun ada undian umrah, tapi saya tidak tahu kalau digelar hari ini. Saya hanya datang saja untuk ikut merayakan Adipura, tapi ternyata dapat hadiah. Alhamdulillah,” kata Edi.

Sementara itu Bupati Azwar Anas mengatakan bahwa pemberian hadiah umrah merupakan bentuk penghargaan pada para petugas kebersihan.

“Dulu Banyuwangi ini daerah terkotor kedua di Jawa Timur, tapi sekarang empat tahun berturut-turut meraih Adipura. Tentu ini tak lepas dari peran para petugas kebersihan,” katanya bangga.

Sejak tahun 2013, hadiah umrah ini sudah diberikan, dan hingga kini telah ada tujuh orang yang diberangkatkan ke Tanah Suci. “Para petugas kebersihan sungguh luar biasa. Saat pulang dari ikut pengajian pukul 04.00 dini hari beberapa waktu lalu, saya bertemu petugas kebersihan yang sudah siap bertugas. Semoga Allah memuliakan Bapak/Ibu semua,” kata Anas.

Advertisement