Erdogan: Upaya Kudeta Tak Ubah Komitmen Turki Urus Pengungsi

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/ Foto: ABC.net

ANKARA (KBK) – Presiden Recep Tayyip Erdogan menegaskan Senin (25/7/2016)upaya kudeta tanggal 15 Juli 2016 lalu, tidak akan mengubah komitmen Turki untuk kesepakatan pengungsi dengan Uni Eropa (UE).

“Turki berdiri dengan komitmennya berkenaan dengan pengungsi,” kata Erdogan dalam sebuah wawancara dengan televisi ARD Jerman.

Turki dan Uni Eropa menandatangani kesepakatan 18 Maret 2016 lalu, yang bertujuan untuk mencegah migrasi sembarangan melalui Laut Aegea dengan mengambil langkah-langkah yang lebih ketat terhadap perdagangan manusia dan perbaikan kondisi hampir 3 juta pengungsi Suriah di Turki.

Kesepakatan tersebut termasuk paket bantuan €6.000.000.000 (US$6.800.000.000) untuk membantu Turki merawat jutaan pengungsi yang ada di Turki.

“Tanyakan kepada mereka [Uni Eropa]. Apakah Anda membayar? Tapi Turki masih merawat 3 juta orang. Apa yang akan Eropa lakukan jika kita membiarkan orang-orang ini pergi ke Eropa, “tanya Erdogan.

Erdogan mengatakan kepada televisi ARD bahwa Turki telah menghabiskan hampir $ 12 miliar dari APBN untuk merawat mereka sejak awal krisis Suriah pada tahun 2011.

Seperti dikutip dari Kantor Berita Anadolu Turki, sejauh ini Uni Eropa baru memberi Turki 2 miliar euro untuk para pengungsi. Ia juga menekankan Turki akan terus mengurus pengungsi Suriah bahkan jika Uni Eropa tidak memberikan bantuan keuangan pun.

Advertisement