Lima Tanggung Jawab Anak Laki-Laki kepada Ibu Setelah Menikah

Pemandangan alam Matahari terbit dari Bukit Legend Desa Selobanteng, kecamatan Banyuglugur, Situbondo, Jatim. (Foto: ANTARA/Novi Husdinariyanto)

JAKARTA, KBKNews.id – Dalam Islam, pernikahan adalah ikatan suci yang membawa perubahan dalam hidup seseorang. Meski demikian, membina rumah tangga tidak berarti seorang anak laki-laki terbebas dari tanggung jawab terhadap orang tuanya, khususnya ibu.

Islam tetap mengajarkan agar anak laki-laki terus berbakti kepada ibunya meskipun sudah menikah. Berikut ini lima bentuk tanggung jawab yang tetap harus dijalankan anak laki-laki kepada ibunya setelah menikah:

1. Tetap Berbakti kepada Ibu

Al-Qur’an dalam QS Maryam ayat 14 menegaskan pentingnya berbakti kepada orang tua.

وَّبَرًّا ۢ بِوَالِدَيْهِ وَلَمْ يَكُنْ جَبَّارًا عَصِيًّا

“Wa barram biwalidaihi wa lam yakun jabbaran ‘ashiyya.”

Artinya: “(Dia) orang yang berbakti kepada kedua orang tuanya dan dia bukan orang yang sombong lagi durhaka.”

Seorang anak laki-laki tetap wajib menghormati, menyayangi, dan bersikap baik kepada ibunya meskipun telah berumah tangga.

Sibuk dengan keluarga sendiri bukan alasan untuk mengabaikan ibu. Bila tanggung jawab ini diabaikan, bisa saja Allah memberi peringatan kepada hamba-Nya.

2. Memberi Kasih Sayang Sepenuh Hati

Dalam QS. Al-Isra’ ayat 24, Allah memerintahkan agar anak merendahkan diri dan menunjukkan kasih sayang kepada orang tua.

وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيٰنِيْ صَغِيْرًاۗ

“Wakhfidl lahuma janaḫadz-dzulli minar-rahmati wa qur rabbir-ham-huma kama rabbayani shaghira.”

Artinya: “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: ‘Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil’.”

Cinta seorang anak kepada ibunya harus tetap besar, bahkan setelah menikah. Jika pasangan merasa cemburu, penting untuk dijelaskan bahwa kedudukan ibu dalam Islam sangatlah mulia dan tak tergantikan.

3. Membantu Mengurangi Beban Hidup Ibu

Anak laki-laki berkewajiban melindungi dan membantu ibunya, meski ayah masih hidup. Bantuan ini tak selalu berupa materi.

Bila tak mampu membantu secara finansial, cukup dengan perhatian dan kasih sayang. Bagi orang tua, yang terpenting adalah melihat anaknya menjadi pribadi yang sukses dan berakhlak baik.

4. Menjaga Sikap dan Perilaku Sopan

Menghormati ibu tetap menjadi keharusan. Seorang anak laki-laki harus selalu berbicara sopan, tidak membentak, apalagi bersikap kasar.

Jika orang tua berbuat salah, tegur mereka dengan lembut. Anak juga dianjurkan mengajarkan istri untuk menghormati mertuanya sebagaimana menghormati ibu kandungnya sendiri.

5. Tetap Memerhatikan Kondisi Ibu

Meski sudah punya keluarga sendiri, anak laki-laki tidak boleh melupakan ibunya. Luangkan waktu untuk mengunjungi dan memperhatikan kebutuhan ibunya.

Walau tidak diminta, usahakan tetap membantu. Penting bagi seorang anak untuk menyeimbangkan perhatian antara ibu dan istrinya, agar keduanya merasa dihargai dan disayangi.

Meskipun telah berkeluarga, kewajiban anak laki-laki kepada ibunya tetap berlaku seumur hidup. Dalam Islam, menjaga hubungan baik dengan orang tua—terutama ibu—adalah bentuk ibadah yang mendatangkan keberkahan hidup.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here