LIBYA – 23 orang dilaporkan tewas atas serangan bom mobil di Benghazi, Libya, sementara itu puluhan orang lainnya menderita luka-luka.
Assosiated Press melaporkan, sesaat setelah ledakan mengguncang wilayah di Distrik al-Qawarsha, Benghazi, pada Selasa (2/8/2016), korban luka dan jenazah korban tewas dilarikan ke rumah sakit.
Kelompok militan Dewan Shura Revolusi Benghazi telah mengaku bertanggungjawab atas serangan ini melalui akun twitternya.
Diketahui, dalam dua tahun belakangan Benghazi dibawah perintah Brigadir Jendral Khalifa Hifterberada dalam gencatan senjata dengan para militan Islam.





