JAKARTA, KBKNEWS.id – Dompet Dhuafa melalui Mitra Pengelola Zakat (MPZ) kembali meluncurkan Certified Amil Development Program (CADP) 2025 dan Studium Generale sebagai upaya meningkatkan profesionalisme amil zakat di Indonesia.
Acara pembukaan berlangsung di Sasana Budaya Rumah Kita Dompet Dhuafa, Jakarta, diikuti 70 peserta dari berbagai daerah.
Kepala Departemen MPZ Dompet Dhuafa, Sulistiqomah, menjelaskan bahwa program ini berlangsung selama dua bulan hingga Desember 2025, dengan pembelajaran daring mingguan mencakup tiga pilar utama: penghimpunan, tata kelola, dan penyaluran zakat.
Peresmian CADP 2025 ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Herdiansyah, disaksikan Dian Mulyadi selaku Deputi Direktur Corporate Secretary dan motivator Jamil Azzaini. Herdiansyah menekankan pentingnya semangat kolektif dalam memberdayakan umat melalui gerakan zakat.
Dalam kuliah umum, Jamil Azzaini mengingatkan peserta bahwa sertifikasi bukan sekadar selembar kertas, melainkan bukti nyata dari aksi dan karya di lapangan. Ia menekankan tiga kunci kesuksesan amil: kompetensi, reputasi, dan relasi, disertai integritas tinggi agar kepercayaan publik tumbuh.
Peserta, seperti Diba dari Yayasan Gemilang Indonesia, mengaku terinspirasi untuk menjadi agent of change yang mampu memimpin dan mengembangkan lembaga zakat secara profesional.
Sementara itu, Dian Mulyadi menegaskan pentingnya peningkatan kualitas SDM amil untuk memperkuat ekosistem zakat nasional dan melahirkan program pemberdayaan berdampak jangka panjang.
Program CADP 2025 diharapkan menjadi tonggak lahirnya amil yang profesional, kompeten, dan berintegritas, sekaligus memperkuat gerakan zakat nasional demi terwujudnya masyarakat berdaya.




