Puluhan Hektar Sawah di Kabupaten Cirebon Gagal Panen

ilustrasi/ ANT

CIREBON-Sedikitnya 45 hektare tanaman padi di Desa Leuwidingding, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, gagal panen. Hal ini dikarenakan serangan hama wereng dan bebeluk.

Menurut salah seorang petani setempat, Mahmud, tidak hanya wereng yang menyerang, tapi musim panen kali kedua ini, hama bebeluk turut menyerang tanaman padi. Akibatnya, banyak butir padi yang kosong.

“Saat ini, dalam satu hektare padi hanya bisa dipanen 2,5 sampai 3 ton. Sebelumnya, mencapai 6 ton. Yang hasil 2,5 ton ini, belum dipisahkan dengan butir padi yang kosong, jadi kalau hasil bersih sekitar 1 ton perhektare,” ujarnya,seperti dilansir PR, Jumat (12//8)

Mahmud menjelaskan, hama wereng ini akan memakan isi padi sehingga padi tak berisi. Kalau pun padi berisi, kurang maksimal. “Meski sudah disemprot dengan obat hama, namun tetap saja hama merajalela. Terus terang saja, saya dan petani lain kebingungan menghadapi serangan hama ini. Kalau dihitung, kerugian mencapai puluhan juta rupiah, mulai penanaman hingga panen,” jelasnya.

Senada dikatakan petani lain, Padma. Petani yang sudah puluhan tahun menanam padi ini mengaku setiap musim tanam kedua dan ketiga selalu terjadi serangan hama wereng maupun bebeluk. Karenanya, perlu ada upaya nyata dari Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan Kehutanan (Distanbunakhut).

“Musim tanam kedua selalu terjadi serangan hama wereng dan bebeluk. Diharapkan, musim tanam ketiga nanti, gagal panen tak terjadi, sehingga bisa mengganti kerugian di musim tanam kedua ini,” harapnya.

Sementara itu, Kuwu Desa Leuwidingding, Ono Suwaryono mengungkapkan, dari sekitar 57 hektar tanaman padi, sekitar 45 hektare lahan yang terkena hama dan gagal panen. Sehingga, perlu adanya upaya nyata dari dinas terkait.
“Atas kondisi ini, kami sudah melaporkan ke petugas penyuluh lapangan (PPL). Akan tetapi, belum ada tindakan nyata. Sehingga, petani mengalami gagal panen,” ungkapnya

Advertisement