JAKARTA (KBK) – Kabar duka datang dari ruang IGD RS Fatmawati. Bayi dari Yuyun (38 tahun), yang lahir di kamar mandi kontrakannya di bilangan Pondok Pinang, Rabu (10/8/2016) pagi, akhirnya meninggal dunia, Ahad (14/8/2016), Pukul 11.30 WIB.
Demikian informasi yang diterima KBK dari Ketua Tim Respon Darurat Kesehatan (RDK) LKC Dompet Dhuafa, Salim Juniantoro, Ahad sore.
Dikatakan Salim, bayi yang lahir prematur saat masih berusia 6 bulan ini, beratnya hanya 600 gram saat lahir dan sudah menjalani perawatan selama 5 hari.
“Yuyun sendiri juga masih dirawat di rumah sakit yang sama di kelas 3 ruang Teratai, Lt. 2, Nomor 222,” ujarnya.
Ia masih menunggu hasil pemeriksaan dokter apabila ingin mendampingi sang buah hati yang akan dimakamkan di kampung halaman di daerah Garut.
Kisaran biaya perawatan isteri dan anak yang harus ditanggung Idin suami Yuyun yang sehari-hari menjadi pedagang remot keliling ini, sekira Rp3,5 juta.
Ditambahkan Salim, mereka didaftarkan sebagai pasien umum, karena kesulitan mengurus BPJS karena tidak punya KTP dan KK.
Beban lain yang mesti dipikul keluarga Idin selain biaya rumah sakit adalah, ia harus membayar tunggakan kontrakannya selama 2 bulan sebesar Rp1 juta.
“Untuk pengantaran jenazah anak Yuyun, InsyaAllah tim Barzah Dompet Dhuafa segera meluncur untuk mengantarkannya ke kampung halaman di Garut, Jawa Barat.
Jika ada yang ingin membantu Yuyun melunasi hutang rumah sakit dan biaya kontrakannya, dapat menghubungi Tim #MariMembantu Kantor Berita Kemanusiaan (KBK) .
Yanti
Philanthropy Building,
Jalan Warung Jati Barat No. 18,
Jakarta, Indonesia 12540
Telp. +62-21-7823411
Email: marimembantu@kbknews.id cc kemanusiaan.id@gmail.com





