BEM UI Gelar Aksi #TolakMiliterisasi, Singgung Kasus Andrie Yunus

JAKARTA, KBKNEWS.id – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi demonstrasi di halaman belakang Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026) pukul 10.00 WIB.

Aksi ini membawa seruan utama #TolakMiliterisasi serta menyoroti kasus kekerasan terhadap aktivis, termasuk Andrie Yunus.

Kepala Departemen Aksi dan Propaganda BEM UI 2026, Albani Ilmi, dikutip kompas.com,  menyatakan bahwa penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, menjadi bukti lemahnya perlindungan terhadap pejuang keadilan di Indonesia.

Ia menilai, keselamatan aktivis masih rentan dan belum mendapat jaminan yang memadai dari negara.

Aksi ini juga berkaitan dengan pengajuan uji materi Undang-Undang (UU) TNI yang tengah dilakukan oleh koalisi masyarakat sipil. BEM UI menyoroti Pasal 74 yang dinilai berpotensi membuka celah impunitas bagi anggota militer.

Dalam tuntutannya, BEM UI menegaskan bahwa peradilan militer tidak boleh lagi menjadi pelindung bagi anggota yang melakukan tindak pidana sipil. Mereka juga mendesak penghapusan impunitas serta menuntut akuntabilitas aparat negara atas berbagai bentuk kekerasan terhadap warga sipil.

Selain itu, BEM UI mengajak masyarakat luas untuk ikut mengawal proses uji materi UU TNI di Mahkamah Konstitusi agar berjalan transparan dan berpihak pada keadilan.

“Jangan biarkan hukum hanya tajam kepada rakyat kecil, tapi tumpul di hadapan laras senjata,” ujar Albani.
Hingga kini, jumlah massa yang mengikuti aksi belum dapat dipastikan.

Aparat keamanan disiagakan untuk mengawal jalannya demonstrasi di sekitar lokasi.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here