Trump–Iran Sepakati Gencatan Senjata Dua Pekan, Selat Hormuz Akan Dibuka

JAKARTA, KBKNEWS.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu dengan Iran, menyusul ketegangan yang meningkat dalam konflik yang telah berlangsung lebih dari lima minggu antara AS, Israel, dan Iran.

Trump menyatakan bahwa dirinya sepakat menunda rencana serangan terhadap infrastruktur Iran selama dua pekan. Keputusan ini diambil setelah sebelumnya ia melontarkan ancaman keras terkait kemungkinan kehancuran besar jika tidak tercapai kesepakatan.

Namun, penundaan serangan tersebut memiliki syarat. Trump menegaskan bahwa gencatan senjata berlaku apabila Iran menyetujui pembukaan Selat Hormuz secara penuh, segera, dan aman.

Pernyataan itu disampaikan melalui platform Truth Social miliknya.
Selat Hormuz merupakan jalur strategis bagi distribusi minyak dunia.

Pembukaan jalur ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas pasokan energi global, yang sebelumnya sempat terganggu akibat konflik.

Sebelumnya, Trump sempat mengeluarkan pernyataan kontroversial dengan mengancam bahwa “sebuah peradaban akan musnah malam ini” jika kesepakatan tidak tercapai sebelum tenggat waktu yang ia tetapkan.

Kesepakatan ini disambut positif oleh pasar global. Harga minyak dilaporkan turun, sementara pasar saham menunjukkan penguatan, mencerminkan meredanya kekhawatiran terhadap eskalasi konflik yang lebih luas.

Meski demikian, situasi masih dinilai rapuh. Keberlanjutan gencatan senjata akan sangat bergantung pada komitmen kedua pihak dalam menjalankan kesepakatan, khususnya terkait keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here