JAKARTA, KBKNEWS.id — Semangat Kartini tak hanya hidup dalam sejarah, tetapi juga hadir dalam sosok perempuan masa kini, salah satunya Yuyum Susilawati, peternak domba asal Sukabumi.
Yuyum menjadi bukti nyata bahwa perempuan mampu bangkit dan membangun masa depan dari keterbatasan. Di tengah profesi peternak yang identik dengan laki-laki, Yuyum justru tampil sebagai tulang punggung keluarga. Bersama suaminya yang bekerja serabutan, ia mengelola ternak domba dan lahan sederhana demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Perjuangan itu tidak mudah. Setiap hari Yuyum harus mengarit rumput, merawat ternak, dan memastikan kebutuhan keluarga tetap terpenuhi. Kondisi ekonomi yang terbatas sempat membuatnya kesulitan, namun ia tidak pernah menyerah.
Perubahan mulai terasa ketika Yuyum bergabung dalam program Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa. Sejak 2012, ia menjadi satu-satunya peternak perempuan di Koperasi Peternak Serba Usaha (KPSU) Riung Mukti. Dari sinilah, usaha ternaknya berkembang dan memberi harapan baru bagi keluarganya.
Berkat kerja kerasnya, Yuyum berhasil menyekolahkan kedua putrinya hingga perguruan tinggi. Salah satu anaknya kini telah menjadi guru di tingkat SMP, sementara yang lain menempuh pendidikan di bidang perbankan.
Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Yuyum yang hanya mengenyam pendidikan hingga sekolah dasar.
Tak hanya fokus pada keluarga, Yuyum juga aktif dalam kelompok peternak. Ia dipercaya menjadi Ketua Kelompok Peternak Panggugah Lumaku dan turut memberdayakan perempuan lain di sekitarnya untuk terlibat dalam usaha peternakan.
Kini, hasil dari beternak mampu mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga, bahkan membantu Yuyum memiliki kendaraan untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Ia juga terus belajar meningkatkan kemampuan, mulai dari manajemen pakan hingga kesehatan ternak.
Kisah Yuyum menjadi potret Kartini modern yang tak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan memberi dampak bagi lingkungan sekitarnya. Dari kandang sederhana di Sukabumi, ia membuktikan bahwa kerja keras dan kesempatan dapat membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik.




