Jelajahi Kemewahan Bandara Internasional Hamad di Doha

DOHA, QATAR – Bandara Internasional Hamad (HIA) merupakan salah satu hub penerbangan terbaik dunia dengan memadukan teknologi mutakhir dan keindahan alam buatan yang memukau. Melalui ekspansi terbaru yang dikenal sebagai proyek fase B, bandara ini bukan sekadar tempat transit, tapi juga wisata yang menarik.

Jurnalis KBKNews merasakan pengalaman memukau itu karena transit 7 jam untuk menuju Kairo, Mesir dari Jakarta pada 8 Mei 2026.

Salah satu daya tarik utama yang paling menyita perhatian adalah The Orchard, sebuah taman tropis dalam ruangan seluas 6.000 meter persegi. Terletak di area tengah terminal, taman ini menaungi lebih dari 300 pohon dan 25.000 tanaman yang didatangkan dari hutan berkelanjutan di seluruh dunia.

Atap kaca ikonik dengan struktur rangka baja geometris yang terlihat pada video dan foto Anda memungkinkan cahaya alami masuk, menciptakan suasana hutan hujan yang nyata di tengah padang pasir.

Keindahan visual The Orchard diperkuat dengan instalasi teknologi yang disebut sebagai “Digital Ribbon”. Layar LED raksasa sepanjang 1,2 kilometer ini mengelilingi taman, menampilkan konten digital yang dinamis. Mulai dari seni abstrak hingga pemandangan budaya Qatar.

Integrasi antara elemen alami seperti pohon palem dan fitur air yang menenangkan dengan teknologi layar resolusi tinggi menciptakan harmoni yang sulit ditemukan di bandara lain.

Dari sisi seni publik, Bandara Hamad dikenal karena koleksi mahakarya seniman internasionalnya. Salah satu yang paling mencolok adalah patung bola emas raksasa yang menggantung di ruang utama terminal.

Karya seni kinetik dan statis ini dirancang untuk memberikan titik fokus bagi penumpang yang sedang berpindah antar-gate, memberikan kesan mewah sekaligus futuristik yang menjadi ciri khas Doha.

Bagi mereka yang menyukai interaksi unik, instalasi seni bertajuk “The Wild Table” menjadi primadona baru. Area ini menampilkan deretan patung perunggu hewan liar, seperti badak dan gorila, yang duduk mengelilingi meja makan panjang dengan hidangan tradisional. Penumpang sering terlihat duduk bersantai atau berfoto bersama karakter-karakter perunggu ini, sebuah sentuhan humanis yang mencairkan suasana kaku terminal bandara yang sibuk.

Kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama dengan tersedianya berbagai fasilitas inklusif. Di sepanjang koridor terminal, terlihat fasilitas ruangan khusus seperti Men’s Prayer Room (Mushola Pria) yang didesain elegan dengan dinding berpola logam. Kehadiran fasilitas ibadah yang mudah diakses ini menunjukkan komitmen Qatar dalam menghargai keberagaman budaya dan kebutuhan spiritual para pelancong dari seluruh dunia.

Mobilitas di dalam bandara juga dirancang dengan efisiensi tinggi melalui penggunaan travelator yang panjang dan sistem papan informasi digital yang sangat jelas. Terlihat papan informasi jadwal penerbangan yang lengkap dan rapi, membantu penumpang memantau status keberangkatan menuju destinasi global seperti London, Paris, hingga Jakarta dengan mudah di tengah terminal yang luasnya setara dengan kota kecil.

Ekspansi yang selesai sepenuhnya pada tahun 2025 ini telah meningkatkan kapasitas bandara hingga melampaui 65 juta penumpang per tahun. Penambahan Gate C, D, dan E memastikan arus penumpang tetap lancar meski volume penerbangan terus meningkat.

Terminal yang luas dengan lantai granit yang berkilau mencerminkan kebersihan dan standar pemeliharaan tingkat tinggi yang menjadi alasan mengapa HIA berulang kali meraih penghargaan World’s Best Airport.

 

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here