Delegasi Indonesia di Konvoi Darat Global Sumud akan Tiba di Jakarta Sore Ini

Konferensi Pers jelang konvoi darat Global Sumud (Foto; Imam Alfaruq/Dompet Dhuafa)
JAKARTA, KBKNews.id – Delegasi misi kemanusiaan darat (Land Convoy) asal Indonesia yang tergabung dalam aliansi internasional [Global Sumud Flotilla (GSF) akan kembali di Indonesia pada Jumat, (29/5/2026) sore. Kedatangan para relawan pejuang kemanusiaan ini disambut keluarga serta perwakilan lembaga swadaya masyarakat (NGO) kemitraan di Terminal III Internasional Bandara Soekarno-Hatta.
Langkah evakuasi dan pemulangan ini diambil demi mengutamakan keselamatan para delegasi. Keputusan tersebut menyusul adanya kendala birokrasi perbatasan yang sangat ketat serta situasi geopolitik yang semakin dinamis di wilayah Afrika Utara. Setelah melalui serangkaian proses diplomasi intensif, tim darat akhirnya diputuskan untuk ditarik kembali ke tanah air.
Berdasarkan data resmi dari konsorsium Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), terdapat total 7 Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdaftar dalam rombongan konvoi darat ini. Tim darat ini bergerak secara mandiri dan membawa mandat kemanusiaan yang berbeda dengan tim maritim yang sempat mengalami insiden pencegatan di perairan Mediterania oleh militer Israel beberapa waktu lalu.
Sebelum berhasil dipulangkan ke Indonesia, rombongan konvoi darat ini sempat tertahan selama berhari-hari di wilayah gurun Libya, tepatnya di area tandus perbatasan antara Libya Barat dan Libya Timur. Selama tertahan di bawah kondisi alam gurun yang ekstrem, para relawan Indonesia menghadapi tantangan yang sangat berat akibat keterbatasan akses komunikasi dan pasokan logistik yang menipis.
Meskipun harus menghadapi situasi yang serba terbatas dan ketidakpastian birokrasi di gurun Libya, GPCI memastikan seluruh WNI dalam kondisi fisik yang sehat dan aman.
Misi Land Convoy kemanusiaan global ini awalnya dijadwalkan menempuh rute darat strategis mulai dari Tripoli (Libya) menuju Mesir, hingga berakhir di pintu perbatasan Rafah untuk menembus blokade ilegal dan menyalurkan bantuan ke Gaza, Palestina. Namun, penolakan akses di sejumlah titik birokrasi memaksa aliansi internasional melakukan penyesuaian demi keamanan jiwa para relawan.
Dengan tibanya delegasi Land Convoy pada akhir Mei 2026 ini, seluruh rangkaian kepulangan relawan GPCI di bawah bendera Global Sumud Flotilla 2026 dinyatakan selesai.
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here