JAKARTA, KBKNEWS.id – Anggota Komisi XII DPR RI Shanty Alda Nathalia meminta pemerintah segera mengantisipasi dampak kenaikan harga BBM non-subsidi, khususnya Pertamax, terhadap daya beli masyarakat.
Menurutnya, meski penyesuaian harga merupakan bagian dari mekanisme pasar yang dipengaruhi harga energi global, pemerintah perlu mencari pasokan energi yang lebih kompetitif dan efisien agar gejolak harga internasional tidak terus membebani masyarakat.
Shanty menilai kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter perlu mendapat perhatian khusus karena mayoritas penggunanya berasal dari kelompok masyarakat menengah yang belum sepenuhnya menikmati manfaat BBM bersubsidi.
Ia mengingatkan bahwa tambahan biaya transportasi dan mobilitas berpotensi menekan konsumsi rumah tangga yang selama ini menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi nasional.
“Dalam situasi daya beli yang masih menghadapi berbagai tantangan, tambahan beban biaya transportasi dan mobilitas berpotensi memengaruhi kemampuan konsumsi rumah tangga yang merupakan salah satu penggerak utama perekonomian nasional,” katanya, dilansir sindonews.





