
JAKARTA- KBKNEWS-KETUA B adan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI Yatalayhof Ma’shum memastikan, pihaknya bakal menggelar demo lanjutan usai aksi yang mereka lakukan di kawasan Bundaran HI, Jumat (12/6) kemarin.
Hal yang sama juga disampaikan Ketua BEM Fakultas Hukum UI, Anandaku Dimas. Namun, Dimas belum mengungkap waktunya, dan menurut dia, saat ini pihaknya masih melakukan konsolidasi.
“Harapannya, kami pasti akan terus turun, kami akan coba konsolidasikan lagi segera,” kata Dimas.
Massa mahasiswa yang didominasi BEM se-UI dalam aksinya kemarin menyoroti sejumlah isu yang tengah menjadi perhatian belakangan. Mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, defisit APBN, kenaikan BBM non-subsidi, hingga MBG yang banyak penyimpangan.
Mahasiswa membawa lima tuntutan, pertama, meminta pemerintah menghentikan pemborosan APBN. Kedua, turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
Ketiga, hentikan program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Keempat, hentikan militerisme sipil, dan kelima, menuntut Presiden Prabowo Subianto berhenti mengelak dan mengakui kesalahan pemerintah.
Selain aksi di Bundaran HI, Jakarta Pusat, sejumlah aksi unjukrasa massa mahasiswa BEM juga dilakukan di Bandung, Riau dan Makassar dengan tuntutan sama.
Sejauh ini belum ada laporan terkait korban jiwa yang jatuh, baik dari pihak mahasswa maupu aparat kamanan, walau aksi unjukrasa massa BEM berlangsung seru dan diikuti oleh berbagai elemen mahasiswa.




