SURABAYA – Sejumlah bantuan diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bagi korban bencana banjir bandang yang ada di Kabupaten Trenggalek.
“Kami menyediakan sekitar seribu sarung, baju, seragam sekolah, air mineral, makanan ringan, dan perahu karet. Selain itu, kami juga memberikan bantuan peralatan dapur umum, seperti genset dan tenda,” kata Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini di Surabaya, Kamis (18/8/2016).
Selain itu bantuan tenaga SDM juga telah disiapkan, yakni enam petugas dari Taruna Siaga Bencana (Tagana), petugas Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpol linmas), Palang Merah Indonesia (PMI) dan dua tenaga medis atau dokter.
Menurutnya, pemberian bantuan tersebut merupakan tindakan kedaruratan penanganan awal, karena ada sekitar 5.000 Kepala Keluarga (KK) yang membutuhkan penanganan secara cepat. Para petugas akan melaksanakan kewajibannya di Trenggalek selama dua hari, namun tidak menutup kemungkinan bisa lebih dari dua hari jika mereka dibutuhkan.
“Pemberian bantuan kepada korban bencana ini menjadi kegiatan rutin Pemkot, seperti di Yogyakarta, Papua, Manado dan lainnya,” katanya, dikutip dari Beritajatim.
Diketahui banjir bandang yang melanda Trenggalek Rabu (17/8/2016) telah merendam 12 desa di tiga kecamatan di Trenggalek. Ribuan rumah tersendam, dan satu orang dilaporkan tewas akibat banjir bandang ini.





