Kasus Ojol Menangis karena Motornya Diangkut, Dishub DKI Janji Penertiban Lebih Humanis

JAKARTA, KBKNEWS.id — Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta berjanji akan mengedepankan pendekatan yang lebih humanis dalam menertibkan kendaraan yang parkir sembarangan.

Komitmen itu disampaikan setelah viral video seorang pengemudi ojek online (ojol), Sulis Agung Wibowo (44), yang menangis dan memohon saat motornya diangkut petugas karena parkir di trotoar kawasan Jatinegara, Jakarta Timur.

Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaludin mengatakan peristiwa tersebut menjadi pelajaran penting bagi seluruh petugas. Ke depan, penertiban tetap dilakukan, namun dengan mengutamakan pendekatan persuasif, dialogis, dan humanis.

Menurut Budi, petugas tidak akan langsung mengangkut motor ojol yang kedapatan parkir di atas trotoar. Petugas akan menunggu sekitar 5–10 menit untuk memberi kesempatan kepada pengemudi datang dan memindahkan kendaraannya.

Jika pengemudi muncul saat proses penindakan berlangsung, motor akan diturunkan dan petugas akan mengajak yang bersangkutan berdialog serta memberikan edukasi terkait larangan parkir di trotoar.

Dishub berharap pendekatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran para pengemudi agar tidak lagi memarkir kendaraan di fasilitas pejalan kaki yang dilindungi aturan hukum.

Sebelumnya, video Sulis yang menangis saat motornya diangkut petugas Dishub menjadi viral di media sosial. Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur Harlem Simanjuntak menjelaskan bahwa saat kejadian petugas sedang melakukan penertiban kendaraan yang parkir di trotoar.

Sulis baru datang ketika motornya sudah berada di atas kendaraan angkut Dishub.

Setelah diarahkan ke Kantor Sudinhub Jakarta Timur untuk menyelesaikan administrasi dan membuat surat pernyataan tidak mengulangi pelanggaran, motor tersebut langsung dikembalikan tanpa dikenakan biaya apa pun.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here