JAKARTA, KBKNEWS.id – Dompet Dhuafa memperingati hari jadinya yang ke-33 dengan menegaskan komitmen untuk terus memperkuat inovasi dalam meningkatkan dampak pemberdayaan masyarakat.
Perayaan yang digelar di Gedung Philanthropy, Jakarta, Kamis (2/7/2026), dihadiri jajaran pimpinan, karyawan, mitra kerja, serta sejumlah tamu undangan.
Sebagai ungkapan syukur atas perjalanan sejak berdiri pada 1993, prosesi pemotongan tumpeng dilakukan di panggung utama dan disaksikan para peserta, termasuk pengurus cabang yang mengikuti acara secara daring dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam momentum milad ke-33, Dompet Dhuafa juga memaparkan capaian program yang telah menjangkau puluhan ribu penerima manfaat di Indonesia hingga mancanegara melalui berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, dakwah, hingga budaya.
Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Ahmad Juwaini mengatakan peringatan milad tahun ini mengusung tema “Akselerasi Filantropi Hijau”, yang diwujudkan melalui pembagian paket sayur dan buah kepada 33.000 penerima manfaat.
“Kita menegaskan dengan mengambil tema ‘Akselerasi Filantropi Hijau’. Dari tema ini, kita juga akan membagikan paket bahan makanan berupa sayur dan buah. Kita akan coba targetkan untuk memberikan kepada 33.000 penerima manfaat,” kata Ahmad Juwaini.
Ia mengajak seluruh insan Dompet Dhuafa terus menghadirkan inovasi dalam memajukan gerakan filantropi.
Menurutnya, sejarah menunjukkan inovasi menjadi faktor penting dalam meraih keberhasilan, seperti kisah David mengalahkan Goliath hingga strategi Sultan Muhammad Al-Fatih saat menaklukkan Konstantinopel melalui pemanfaatan teknologi.
Ahmad Juwaini menegaskan inovasi harus dilakukan secara berkelanjutan agar Dompet Dhuafa mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam menghimpun dana serta memperluas manfaat bagi masyarakat.
“Jika kita ingin memenangkan fundraising dan terus unggul dalam berkompetisi, kita harus memiliki inovasi berupa metode atau teknologi yang lebih efektif, lebih efisien, dibandingkan yang lain,” ujarnya.





